- Personel Pospam Gunung Putri, Bogor, menjahit luka pemudik bernama Abdul Zaki akibat kecelakaan motor di Jalur Transyogi.
- Petugas segera mengevakuasi korban dan memberikan penanganan medis berupa jahitan luka di bibir pada pos pengamanan.
- Penanganan cepat personel merupakan bagian komitmen kepolisian selama Operasi Ketupat dan korban selanjutnya dijemput keluarga.
SuaraBogor.id - Kehadiran anggota Polisi tidak hanya mengamankan arus lalu lintas mudik lebaran 2026 saja, melainkan memberikan pertolongan kepada pemudik jika mengalami kendala.
Seperti yang dialami oleh Personel Pos Pengamanan (Pospam) Gunung Putri, Jawa Barat, langsung memberikan pertolongan dengan menjahit luka seorang pemudik yang terjatuh saat melintas di Jalur Transyogi, Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Kapospam Gunung Putri Kompol Aulia Robby Kartika Putra, mengatakan pemudik bernama Abdul Zaki, warga asal Ciamis, mengalami kecelakaan setelah sepeda motor yang dikendarai menabrak trotoar saat melintasi jalan menurun di kawasan tersebut.
Petugas Pospam Gunung Putri yang menerima laporan kejadian segera bergerak menuju lokasi untuk mengevakuasi korban dan membawanya ke pos pengamanan terdekat guna mendapatkan penanganan medis.
Di Pospam Gunung Putri, tim medis langsung memberikan pertolongan pertama kepada korban, termasuk menjahit luka robek pada bagian bibir serta memberikan obat-obatan yang diperlukan.
Kompol Aulia mengatakan personel yang bertugas selalu siaga memberikan bantuan kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Gunung Putri.
"Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang membutuhkan pertolongan di perjalanan. Alhamdulillah, korban dapat segera ditangani oleh tim medis di Pospam dan kondisinya sudah stabil," kata Aulia.
Ia menjelaskan respons cepat personel di lapangan merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat.
Berkat penanganan cepat tersebut, kata dia, kondisi korban berhasil distabilkan dan selanjutnya dijemput oleh keluarganya dari wilayah Tapos, Kota Depok.
Baca Juga: Waspada Jalur Mudik Cianjur, Dua Pengendara Motor Tewas dalam Dua Hari Terakhir
Polisi mengimbau para pemudik yang melintas di jalur Transyogi untuk tetap berhati-hati, terutama saat melintasi jalan menurun dan padat kendaraan, guna menghindari kecelakaan selama perjalanan menuju kampung halaman. [Antara].
Berita Terkait
-
Waspada Jalur Mudik Cianjur, Dua Pengendara Motor Tewas dalam Dua Hari Terakhir
-
Instruksi Gus Abdul Somad: Kader NU Bogor Wajib Solid dan Perluas Manfaat
-
7 Fakta Kelam Penyekapan Lansia di Cileungsi: Dari Motif Hingga Wajah Sang Eksekutor
-
Tak Berkutik! Ini Wajah Komplotan Sadis Penyekap dan Penyiksa Lansia di Cileungsi Bogor
-
Ditemukan Bus Tanpa APAR di Cibinong! Polisi Perketat Ramp Check Jelang Arus Mudik 2026
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
Terkini
-
Laka Lantas di Turunan Transyogi, Kapolsek Gunung Putri Ingatkan Pemudik Ekstra Waspada
-
Waspada Jalur Mudik Cianjur, Dua Pengendara Motor Tewas dalam Dua Hari Terakhir
-
Instruksi Gus Abdul Somad: Kader NU Bogor Wajib Solid dan Perluas Manfaat
-
BRI Santuni 8.500 Anak Yatim, Wujudkan Kepedulian Sosial di Momentum Ramadan
-
7 Fakta Kelam Penyekapan Lansia di Cileungsi: Dari Motif Hingga Wajah Sang Eksekutor