SuaraBogor.id - Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto unggul dalam perolehan elektabilitas sebagai calon presiden. Hal tersebut berdasarkan hasil survei dari Skala Survei Indonesia (SSI).
Direktur Eksekutif SSI Abdul Hakim mengatakan, elektabilitas Prabowo mencapai 25,8 persen.
"Dalam survei Skala Survei Indonesia (SSI) yang dilakukan pada rentang waktu 3 sampai 12 Juli 2022, Prabowo Subianto masih memimpin rute kontestasi," kata Abdul Hakim, Senin (18/7/2022).
Lebih lanjut Hakim memaparkan di bawah Prabowo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menempati posisi kedua dengan elektabilitas sebesar 20,83 persen, disusul oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 20,75 persen, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 5,92 persen, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dengan 3,33 persen.
Berikutnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memperoleh elektabilitas sebesar 2,67 persen, Menteri BUMN Erick Thohir dengan 2,50 persen, Ketua DPR RI Puan Maharani dengan 1,17 persen, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan 0,50 persen, dan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto 0,42 persen.
Menurut Hakim, tingkat elektabilitas calon-calon presiden tersebut akan menjadi pertimbangan partai-partai politik dalam membangun koalisi.
"Rujukan tingkat eleksi capres-capres ini tentu akan menjadi pertimbangan parpol dalam membangun koalisi," kata dia.
Survei dari Skala Survei Indonesia pada tanggal 3 sampai 12 Juli 2022 ini dilakukan terhadap 1.200 responden. SSI menerapkan metode penarikan acak bertingkat (sampling multistage random).
Survei ini memiliki toleransi atau batas kesalahan (margin of error) sekitar 2,83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka secara langsung dengan responden menggunakan kuesioner. [Antara]
Baca Juga: Kapolri Nonaktifkan Irjen Ferdy Sambo, Buntut Kasus Penembakan Brigadir J
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Joget Gemoy, Begini Strategi Alvin Tedjo Menang Pemilu di Kanada: Mirip-mirip Anies Baswedan
-
Kapolri Lapor Prabowo: Bongkar 23 Korporasi Karhutla Berizin Dicabut, Puluhan Terafiliasi Asing!
-
Militerisasi Sektor Sipil: Saatnya TNI Jadi Pemicu, Bukan Operator Permanen
-
Mahfud MD: Prabowo Bilang Sudah Selesaikan Ratusan Masalah, Mungkin Juga Menimbulkan Ratusan Masalah
-
2 Tahun Prabowo - Gibran, Mahfud MD: Hukum Dibuat untuk Benarkan Kehendak yang Salah
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Pemkab Bogor Uji Sampel Makanan dan Minuman ke Labkesda
-
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Wabup Bogor Jaro Ade Kasus Dugaan Korupsi Bappenda
-
BRI Andalkan Fundamental Kuat untuk Topang Pertumbuhan Jangka Panjang dan Buyback Saham