SuaraBogor.id - Sebanyak 10 orang meninggal dunia akibat kecelakaan maut di Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, lima diantaranya merupakan warga Bogor.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes E. Zulpan mengatakan, seluruh korban kecelakaan maut sudah teridentifikasi.
Untuk diketahui, kecelakaan maut truk Pertamina yang remnya blong di Cibubur tepatnya di Jalan Alternatif Cibubur, Bekasi, menyebabkan 10 orang meninggal dunia, Senin (18/7/2022) sore.
“Korban meninggal dunia saat ini 10 (sepuluh) orang sudah teridentifikasi dan sudah terdata,” kata, mengutip dari Antara.
Baca Juga: Truk Tangki Alami Kecelakaan, Begini Langkah Mitigasi Pertamina
Selain sepuluh korban meninggal dunia, polisi juga menybut lima lainnya mengalami luka berat dan dan satu orang luka ringan. Dari data korban meninggal dunia lima di antaranya merupakan warga Bogor. Mereka tinggal di Kecamatan Cileungsi, Jonggol, dan Gunung Putri.
Berikut daftar korban meninggal dunia:
1. Siti (52) warga Limus Pratama Regency, Cileungsi, Bogor;
2. Suparno (51) TN AL, warga Komplek TNI AL Jonggol;
3. Priastini (50) PNS TNI AL, warga Komplek TNI AL Jonggol;
Baca Juga: Uu di KEK Lido City, Jangan Sampai Warga Jabar Hanya Jadi Penonton
4. Yus Supriatna (50) wiraswasta, warga Kampung Cikeas Hilir, Ciangsana, Gunung Putri;
5. Warnih (42) warga Kampung Cikeas Hilir, Ciangsana, Gunung Putri.
6. Abdi Nurcahyanto (22) sopir ojol, warga Cilodong, Kali Baru, Depok;
7. Sugiatni (38) warga Desa V, Kujang Bayan, Purworejo;
8. M Sirad (41) warga Desa V, Kujang Agung Bayan;
9. Moh Ruslan (44) warga Pancalang, Kuningan;
10. Shinto Hutapea (48) warga Jalan Cililitan Besar, Kramat Jati, Jakarta Timur;
Sementara itu Zulpan mengatakan pendalaman dilakukan dengan metode traffic accident analysis atau TAA. Dalam pelaksanaannya melibatkan penyidik Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.
“Dugaan sementara penyebab kejadian ini rem blong. Tapi tentunya pihak Ditlantas Polda Metro Jaya dibantu Korlantas Polri akan lakukan olah TKP lebih mendalam dengan menurunakn tim TAA (traffic accident analysis) agar menemukan penyebab konkret,” kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta.
Dalam peristiwa tersebut, kata Zulpan, penyidik telah menetapkan sopir dan kernet truk Pertamina sebagai tersangka.
“Polda Metro Jaya telah menetapkan dua orang tersangka terkait kasus ini. Pertama terhadap saudara Supadi yakni sopir truk tanki BBM tersebut. Kedua Kasira, ini kernet truk tanki BBM tersebut,” katanya.
Sebelumnya diberitakan tabrakan maut terjadi di Jalan Alternatif Cibubur, Bekasi, Senin 17 Juli 2022 sekitar 15.55 WIB. Kecelakaan truk Pertamina ini melibatkan dua unit mobil dan 10 sepeda motor.
Berita Terkait
-
Formappi Kritisi Dasco, Revisi UU Polri Dikhawatirkan Bernasib Sama Seperti RUU TNI hingga RUU BUMN
-
Kebun Raya Bogor Jadi Magnet Libur Lebaran: Pengunjung Membludak, Fasilitas Ditingkatkan!
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
18 Rumah Dinas TNI di Aceh Terbakar Hebat saat Libur Idul Fitri, Penyebabnya Masih Misteri!
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai