SuaraBogor.id - Polres Cianjur berhasil mengamankan satu orang pelaku terkait penemuan ladang ganja di Gunung Karuhun, Desa Cimenteng, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.
Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan, hingga sejauh ini sudah ada sebanyak delapan orang saksi yang telah dimintai keterangan terkait penemuan ladang ganja di wilayah Campaka.
"Dari kedelapan orang yang dimintai keterangan, dan berdasarkan bukti-bukti yang kami dapat, satu orang diantaranya telah kami amankan," katanya pada wartawan, Kamis (28/7/2022).
Seorang pelaku yang berhasil diamankan tersebut, yaitu H warga asal Kecamatan Campaka. Berdasarkan keteranan pelaku dirinya mengakui terlibat menanam ganja tersebut.
Baca Juga: Penampakan Jembatan Apung Pertama di Waduk Jangari Cianjur, Panjang 2 Kilometer dan Lebar 4 Meter
"Sejauh ini kami terus melakukan penyelidikan, terutama pelaku yang memasok bibit ganja. Karena bila diliat dari lokasi penemuan tanaman ganja terindikasi ada pemasoknya," jelasnya.
Doni menegaskan, pihkanya akan terus mendalami dan terus pendalam pelaku yang memasok bibit, hingga pendistribusiannya.
Sekedar untuk diketahui, sebelumnya, Polres Cianjur menemukan ladang ganja di lereng Gunung Karuhun di Desa Cimenteng, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.
Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan, saat ini petugas dari Satnarkoba sudah diturunkan ke lokasi penemuan ladang ganja yang berada di lereng gunung.
"Iya benar, penemuan ini awalnya ada laporan dari warga, setelah anggota melakukan pengecekan ke lokasi, dan tanaman tersebut merupakan ganja," katanya.
Baca Juga: Napi dan Mahasiswa Jadi Pengedar Narkoba Ditangkap di Pekanbaru
Kasat Narkoba Polres Cianjur AKP Maruf Murdianto, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan penyusuran di sekitar Gunung Karuhun, karena ladang ganja tersebut tersebar disejumlah titik.
"Awal temuan ada disatu titik, namun kami dilapangan menemukan dua titik ladang ganja lainnya, sementara ini sudah ada sekitar 200 pohon ganja yang kita amankan. Ganja tersebut diperkirakan sudah berusai dua bulan, dengan tinggi mencapai 100 centimeter, hingga 150 centimeter," ucapnya.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Serahkan ke Polisi soal Temuan Ladang Ganja di Bromo, Kemenpar: Itu Destinasi Ramah Lingkungan
-
Andien Berduka Pika Meninggal Dunia, Singgung Perjuangan Ibunya Soal Ganja Medis
-
Geger Ladang Ganja di Bromo, Legislator PDIP Soroti Pengawasan Lemah: Ini Alarm Buat Pemerintah
-
Hingga Napas Terakhir: Perjuangan Pika Tuntut Legalisasi Ganja Medis Untuk Pengobatan
-
7 Fakta Mengejutkan Ladang Ganja di Bromo: Skandal di Balik Kawasan Konservasi
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti