SuaraBogor.id - Rizieq Shihab dianggap Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno sudah tidak memiliki pengaruh dalam politik Indonesia.
Menyikapi pernyataan itu, kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar mengaku bahwa pendapat seperti itu sah-sah saja disampaikan semua pihak.
Namun ia mengatakan bahwa tidak semua pendapat kepada Rizieq Shihab harus dibalas. Ia juga enggan menyikapi pendapat dari Adi Prayitno tersebut.
"Saya kira itu pendapat dan sah-sah saja namanya pendapat diutarakan siapa pun. Dan kami tidak perlu rasanya menanggapi tiap pendapat dalam hal ini," ujar Aziz mengutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com
Adi tidak hanya mengatakan bahwa Rizieq Shihab diduga sakit hati lantaran Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno bergabung dengan pemerintahan Jokowi.
Apalagi kata Adi, Front Pembela Islam kemudian dibubarkan. "Panggungnya sudah bubar, organisasi sudah dibubarkan dan dianggap sebagai organisasi terlarang," kata Adi.
Menyikapi hal itu, Aziz dengan tegas mengatakan bahwa kliennya sama sekali tidak sakit hati.
"Soal pernyataan atau pendapat perihal sakit hati, saya tanggapi sekilas saja, bahwa sebenarnya kurang pas [pendapatnya] karena dalam perjuangan tidak ada yang namanya sakit hati." jelas Aziz.
"Yang ada hanya sabar dan syukur. Jadi, tidak ada kamusnya dalam perjuangan melainkan sabar dan syukur saja," kata Aziz.
Baca Juga: Pernyataan Rizieq Shihab soal Darurat Kebohongan dan Kezaliman, Pengacara: Bagian dari Kecintaan
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Rekomendasi Jalur Alternatif dari Cibadak Sukabumi Menuju Bogor untuk Perjalanan Lancar
-
Gara-gara Cairan Menetes, Penyelundupan Ribuan Liter Tuak di Simpang Sadu Terbongkar
-
Bukan Full Daring! Sekolah di Bogor Akan Terapkan Sistem Hybrid Demi Efisiensi
-
Catat Tanggalnya! Nekat Langgar Jalur di Pasar Bogor, Pengemudi Sayur Bakal Ditilang
-
Lebaran di Bogor, Kaka Slank Terciduk Joging Santai di Jalur SSA