SuaraBogor.id - Rizieq Shihab dianggap Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno sudah tidak memiliki pengaruh dalam politik Indonesia.
Menyikapi pernyataan itu, kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar mengaku bahwa pendapat seperti itu sah-sah saja disampaikan semua pihak.
Namun ia mengatakan bahwa tidak semua pendapat kepada Rizieq Shihab harus dibalas. Ia juga enggan menyikapi pendapat dari Adi Prayitno tersebut.
"Saya kira itu pendapat dan sah-sah saja namanya pendapat diutarakan siapa pun. Dan kami tidak perlu rasanya menanggapi tiap pendapat dalam hal ini," ujar Aziz mengutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com
Adi tidak hanya mengatakan bahwa Rizieq Shihab diduga sakit hati lantaran Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno bergabung dengan pemerintahan Jokowi.
Apalagi kata Adi, Front Pembela Islam kemudian dibubarkan. "Panggungnya sudah bubar, organisasi sudah dibubarkan dan dianggap sebagai organisasi terlarang," kata Adi.
Menyikapi hal itu, Aziz dengan tegas mengatakan bahwa kliennya sama sekali tidak sakit hati.
"Soal pernyataan atau pendapat perihal sakit hati, saya tanggapi sekilas saja, bahwa sebenarnya kurang pas [pendapatnya] karena dalam perjuangan tidak ada yang namanya sakit hati." jelas Aziz.
"Yang ada hanya sabar dan syukur. Jadi, tidak ada kamusnya dalam perjuangan melainkan sabar dan syukur saja," kata Aziz.
Baca Juga: Pernyataan Rizieq Shihab soal Darurat Kebohongan dan Kezaliman, Pengacara: Bagian dari Kecintaan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kabar Baik Bagi Warga Bogor! Lebih dari 1.000 Rumah Layak Bakal Dibangun Lewat Aspirasi Gerindra
-
Diresmikan Presiden Prabowo, Tiga Ruas Jalan Inpres di Kabupaten Bogor Rampung Diperbaiki
-
Tembus Rest Area Puncak, Ini Rute Kereta Api yang Sedang Dikaji Pemkab Bogor
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir