SuaraBogor.id - Wawan Gunawan (56) pedagang kosmetik di Pasar Induk Cianjur menjadi korban Hipnotis yang diduga dilakukan seorang Warga Negara Asing (WNA). Akibatnya korban mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.
Aksi tersebut juga terekam kamera pengawas. Berdasarkan rekaman CCTV tampak terlihat dua orang WNA yang datang ke toko milik korban.
Wawan mengatakan, kedua WNA tersebut terdiri dari seorang laki-laki dan perempuan. Keduanya datang hendak membeli kosmetik dengan menggunakan bahasa asing.
"Kedua WNA tersebut tampaknya berasal dari Timur Tengah, ketika mereka akan membeli kosmetik pun menggunakan bahasa asing," ucapnnya.
Baca Juga: Warganya Ada yang Terpapar Cacar Monyet, Ini Hasil Pemeriksaan Dinkes Cianjur
Setelah memilih kosmetik yang dinginkan pelaku, kata dia, mengeluarkan berbagai barang-barang. Setelah itu WNA tersebut mengeluarkan tisu lalu membayar kosmetik yang dibelinya.
“Setelah membayar, si laki-lakinya mendekati saya dan melihat ada banyak uang di tas saya. Setelah itu pundak saya ditepuk dan dari sana saya tidak sadar,” ucapnya.
Wawan mengungkapkan, tidak hanya ia yang terkena hipnotis, namun istrinya dan kedua orang karyawan yang berjaga di toko juga terkena hipnotis.
“Selain saya, istri saya dan dua orang yang jaga juga sama mereka tidak sadar (dihipnotis). Karena yang perempuannya juga mungkin sama menghipnotis karyawan saya, karena sama di tepak pundaknya,” katanya.
Ia mengungkapkan, berdasarkan dari hasil rekaman CCTV di toko itu, WNA laki-laki berhasil mengambil sejumlah uang dari tas dan dimasukan kedalam kantong celana pelaku.
“Dari sana saya sudah tidak sadar kalau uangnya sudah diambil oleh pelaku. Uang yang berhasil diambil kurang lebih Rp 5 juta," katanya.
Berita Terkait
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
8 Startup Kosmetik Lokal yang Dimiliki Wanita, Kualitasnya Tak Kalah dari Brand Luar
-
Aliansi Indonesia Youth Congress Desak Imigrasi Batam Deportasi WNA Pelaku Penganiayaan
-
Lebih dari Halal: Mengapa Sertifikasi Syariah Penting Bagi Produk Makanan, Minuman, dan Kosmetik?
-
Waspada Hoaks! BPOM Tegaskan Pabrik Kosmetik Ratansha Tidak Ditutup
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor