SuaraBogor.id - Sekretaris Dinas Kesehatan Cianjur dr Yusman Faisal mengatakan pihaknya belum menemukan kasus cacar monyet yang menimpa warga di selatan Cianjur.
Dari hasil pemeriksaan kata dia, beberapa orang warga terjangkit virus rabies bukan cacar monyet yang saat ini menjangkit di sejumlah wilayah di Indonesia.
mengatakan meski belum ditemukan, pihaknya mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melapor serta memeriksakan diri ke puskesmas terdekat jika mengalami gejala gatal dan muncul bercak seperti cacar.
"Kami telah menerima laporan warga dari sejumlah wilayah di Cianjur selatan yang diduga terjangkit cacar monyet beberapa waktu lalu. Kami langsung melakukan konfirmasi dan dilakukan pengkajian, namun hasilnya sejumlah warga itu bukan terkena cacar monyet, tapi rabies," katanya.
Baca Juga: 7 Gejala Cacar Monyet pada Anak dan Dewasa, Waspadai Ciri-cirinya!
Hingga saat ini ungkap Yusman, di Cianjur belum ditemukan kasus cacar monyet yang dapat menular melalui udara dan rawan menjangkit orang dewasa, anak-anak dan ibu hamil. Sehingga pola hidup sehat dengan tetap menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah harus dilakukan untuk menghindari terpapar virus berbahaya.
Sedangkan untuk vaksinasi cacar monyet hingga sejauh ini belum ada karena pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat. Sedangkan untuk rabies pihaknya sudah menyiapkan pusat pelayanan suntik rabies di sejumlah puskesmas yang ada di Cianjur.
"Kita sudah menyiapkan tempat di beberapa kecamatan untuk sentra suntik rabies guna memudahkan warga mendapatkan pelayanan dan penanganan cepat," katanya.
Pihaknya juga meminta warga untuk meningkatkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai upaya mencegah terjadinya penyebaran cacar monyet dan penyakit menular lainnya. Jika terdapat warga yang mengalami cacar monyet segera melapor diri ke Dinkes Cianjur atau petugas puskesmas.
"Kami akan melakukan penanganan cepat ketika ada laporan. Harapan kami virus cacar monyet tidak sampai menjangkit di Cianjur. Untuk pencegahan akan segera dilakukan setelah dapat instruksi dari pemerintah pusat," katanya. [Antara]
Baca Juga: Kenali Gejala dan Cara Pencegahan Cacar Monyet, Masyarakat Perlu Tahu
Berita Terkait
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
5 Perubahan Fisik yang Normal Dialami Ibu Hamil, Siti Badriah Curhat Sempat Insecure
-
Ibu Hamil Boleh Tidak Puasa? Ini Kata Hukum Islam dan Penjelasan Dokter!
-
Bolehkah Ibu Hamil Muda Trimester 1 Puasa Ramadan? Ini Kata Dokter Kandungan!
-
Kronologi Kecelakaan Maut di Cianjur, Bus Serempet Motor Hingga Lansia Tewas
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai