SuaraBogor.id - Tiga ruang kelas di SDN Sukagalih di Jalan Ariawiratanudatar KM 1, Desa Sukagalih, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur alami kerusakan hingga hampir ambruk.
Kondisi miris SD Negeri di Cianjur ini ternyata sudah terjadi sejak lima tahun lalu. Sampai saat ini, belum ada tanda-tanda pihak terkait mau melakukan renovasi.
Akibat rusak tiga ruangan kelas tersebut puluhan murid pun terpaksa harus belajar dibawah pohon beralaskan tanah, kadang di mushola yang juga dalam keadaan kondisi lantai dan dinding retak.
Kepala Sekolah SDN Sukanagalih, Wiwi Ruhiana mengatakan, puluhan murid yang terdiri dari kelas IV, V dan VI tersebut sudah mengikuti pembelajaran di luar kelas sejak beberapa bulan lalu.
"Dengan terpaksa sejak Juli tahun ajaran baru kemarin murid-murid sudah bejalar di musola dan lapang sekolah,"katanya pada wartawan, Rabu (17/8/2022).
Puluhan murid tersebut belajar di luar ruangan, karena terdapat tiga ruangan pembelajaran yang rusak, bahkan terancam ambruk.
"Karena adanya ruangan kelas yang rusak, sehingga kita memberlakukan split waktu. Untuk kelas I, II dan III hingga pukul 10.00 WIB belajar didalam kelas, sedangkan kelas IV, V sampai VI belajar diluar ruangan yaitu dilapangan atau dimusola, jadi waktunya di split," ucapnya.
Ia menjelaskan, pihaknya telah beberapa kali mengajukan perbaikan untuk tiga ruangan kelas yang rusak ke Dinas. Bahkan sudah tiga kali ganti kepala sekolah pengajuan perbaikan sudah dilakukan.
"Hingga saat ini saya menjabat sebagai kepala sekolah, sudah melobi dan mengajukan ke dinas terkait bahkan pak Kasi Dinas Pendidikan sempat melalukan peninjauan, dan foto katanya.
Baca Juga: Pembunuh Siswa SD di Ruang Kelas Terancam Hukuman Mati
Ia megatakan, berdasarakan keterangan dinas untuk tahun anggran 2022 sudah tidak ada, namun kemungkinana akan pengajuan perbaikan ruangan yang rusak itu akan dimasukan pada tahun 2023 mendatang.
"Jangan sampai menunggu roboh hingga mengakibatkan adanya korban. Orang tua siswa juga berharap pemerintah untuk segera melakukan perbaikan ruangan, karena belajar diluar sangat menggu konsentrasi para muridnya," ucapnya.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
94 Napi Rutan Kelas IIB Wonosari Dapat Remisi HUT RI, Diberi Pesan Ini dari Wabup Gunungkidul
-
Menaker Ajak Para Pegawainya Isi Kemerdekaan RI dengan Bekerja dan Berkarya
-
Siapa Penyanyi Tiktok Cilik Farel Prayoga hingga Diundang ke Istana
-
Abu Bakar Ba'asyir Hadiri Upacara HUT RI Ke-77 yang Dipimpin Menko PMK Muhadjir Effendy
-
Kemeriahan Karnaval Hari Kemerdekaan di Jakarta
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
DPRD Kota Bogor Gelar Rapat Paripurna, Bahas Raperda Strategis Demi Perkuat Pembangunan Kota
-
Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Masyarakat Perkuat Partisipasi Politik Lewat Podcast KPU
-
Ikut Masuk Saat Penggeledahan, Ketua RW Sentul Lihat Foto Wanita Misterius di Dalam Rumah
-
Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter, DPRD Desak Wali Kota Bogor Segera Terbitkan Perwali LGBTQ
-
Buntut Keributan Viral, Satpol PP Kota Bogor Sidak Tipzy Bears dan Sita Puluhan Botol Miras Ilegal