SuaraBogor.id - Marcel Radhival alias Pesulap Merah semakin banyak dikenal publik sejak aksinya membongkar trik perdukunan. Bahkan hingga kini, perseteruannya dengan Gus Samsudin dan Persatuan Dukun se-Indonesia masih belum menemukan titik terang.
Namun, belakangan video Gus Samsudin menyampaikan permohonan maaf dan mengaku ingin mengakhiri permasalahan serta ingin damai viral di media sosial. Meski demikian, Pesulap Merah mengaku menerima permintaan maaf Gus Samsudin namun ia ingin proses hukum tetap akan berlanjut.
Dalam video yang viral di TikTok unggahan akun @adefauji8, Pesulap Merah menceritakan langkah apa yang akan dilakukan usai Gus Samsudin meminta maaf.
"Tapi kan, kemarin Marchel sempet dilaporin Polda Jatim tapi yang terbarunya lagi tadi gue liat dari pihak mas Udin sudah meminta maaf, itu sebenarnya kejadian sebenarnya gimana ? Marchel jadinya dipolisikan atau gak jadi dipolisiin atau gimana?," tanya Rizky Host acara
"Jadi, udah diproses kok. Jadi kalaupun dia minta maaf kedepannya saya penjarain juga tetep," ungkap Marcel
Saat ditanya tentang keinginan damai Marcel mengatakan bisa menurutnya Gus Samsudin sudah mencemarkan nama baik dan tuduhan palsu kepada sehingga ia tetap ingin memenjarakan ahli spiritual tersebut.
"Lah, dia yang buat drama. Dari awal saya udah ajakin damai gak mau buat laporan tapi nyatanya buat laporan dia, iya kan. Kalau udah dibuat laporan begini, udah koar-koar di media sosial, lah ini kan udah mencemarkan nama baik jatohnya. Terus juga udah membuat tuduhan palsu, ya kan," ucapnya
"Nah dari dulu gue mau laporin dia dengan konten hoax, dengan penipuan gak bisa karena gue bukan korban kata polisi. Nah dengan dia berbuat blunder seperti itu gue jadi bisa melaporkan kan. Nanti tunggu aja ketika ada keputusan atau dia bener-bener narik laporannya, gue bakal laporin, gue bakal penjarai," imbuh Pesulap merah
Ia menyebut jika hal itu dilakukan sebagai efek jera agar tidak ada yang melakukan hal serupa seperti Gus Samsudin.
Baca Juga: Viral! Wajah Seorang Sopir Bus Mirip Salah Satu Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo
"Karena biar efek jera juga, biar gak ada orang yang kek gitu lagi gitu lo. Udah salah yaudah minta maaf dari awal harusnya jangan malah bikin drama laporan-laporan kan. Nyusahin polisi pertama terus juga orang yang gak bersalah dituduh bersalah itukan melanggar pasal juga, jadi buat efek jera lah," tuturnya
Pesulap merah juga menceritakan saat dirinya dipanggil oleh Polda Jatim mereka mengatakan bila laporan yang dibuat tidak ada deliknya karena tujuan dari Marchel adalah edukasi. Bahkan polisi tersebut menyarankan untuk melakukan pembuktian saja.
Marchel juga mengaku bila Gus Samsudin sama sekali tidak menghubunginya untuk meminta maaf secara personal.
Unggahan video tersebut, ramai diberi berbagai komentar oleh warganet. Bahkan tak sedikit yang mendukung keputusan Marchel untuk mengadukan Gus Samsudin ke polisi.
"lanjutkan sel ,berdamai boleh hukum ttp berlanjut (emot tertawa)," kata akun @Ba****ah.
"gasspolll Marcel...," ungkap @cd****07. "Saya dukung Bang Marcell Radhival," imbuh @Ad****8#.
Berita Terkait
-
Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar
-
Olah TKP Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Polisi Temukan Selongsong 5,56 Mm dan 9 Mm
-
Viral Wanita Ngamuk Tuduh Bocah Laki-laki 4 Tahun Sentuh Bokongnya di China
-
Polisi Temukan Uang Rp1,9 M di Rumah Sika Ae Wanita di Video Viral Biksu Thailand
-
Purbaya Bantah Kantongi Rp 100 Miliar dari Jual Beli Jabatan Kemenkeu
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor