SuaraBogor.id - Proses pembelajaran yang standar pada umumnya tentu memakai fasilitas meja dan kursi, dan ruangan yang nyaman bagi para peserta pendidik.
Namun berbeda dengan kondisi puluhan murid di SDN Bina Warga, Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur yang belajar tanpa kursi dan meja.
Karena tidak ada meja dan kursi untuk, puluhan murid yang terdiri dari kelas III dan IV tersebut pun terpaksa harus belajar di luar ruangan karena bangunan yang rusak, Rabu (7/8/2022).
Puluhan murid pun terpaksa belajar di atas lantai, tanpa alas.
Dari sejumlah ruangan yang ada, tiga ruangan dalam satu bangunan bangunan sudah dalam kondisi rusak sejak satu tahun terkahir. Bahkan langit-langitnya pun sudah hancur.
Sedangkan kondisi pintu dan dinding pembatas antar ruangannya juga sudah jebol. Selain itu satu ruangan terdapat sejumlah tumpukan kursi dan meja dalam kondisi rusak.
Kepala Sekolah SDN Bina Warga Maman Saripudin, menjelaskan, terdapat tiga kelas yang saat ini tidak memiliki ruangan, karena kondisinya yang sudah tidak bisa dipakai, karena rusak.
"Tiga ruangan yang rusak itu sudah di kosongkan sejak Juli, atau ketia masuk tahun ajaran baru 2022, akibatnya, murid kelas III dan IV dan V terpaksa harus belajar diluar atau lorong kelas," katanya.
Menurutnya, apabila ruangan kelas tersebut dipaksakan untuk dalam pembelajaran, khawatir dengan keselamatan para murid dan guru pengajar.
Baca Juga: Meriahkan HJKB ke 212, Great Bandung Salurkan Ratusan Kaleng Cat
"Kalau dipaksakan dipakai saya khawatir dengan keselamatan guru dan anak-anak, apalagi kondisi atapnya sudah lapuk," ucapnya.
Ia mengatakan, sejumlah ruangan yang rusak tersebut diakibatkan sejumlah faktor seperti alam, dan usai bangunan, karena sekolah yang dibangun sejak 2008 lalu belum pernah direhab total.
"Selan itu juga selama masa pandemi Covid-19 selama dua tahun, dan ruangan tidak dipakai kegiatan pembelajaran sehingga memperparah bangunan yang sudah rusak," katanya.
Selain itu dirinya mengungkapkan, dari sejumlah bangunan yang ada, terdapat tiga ruang kelas yang masih layak dipakai, yakni kelas VI, II dan I.
"Karena ada yang rusak, sehingga kita kekurangan kelas, sehingga untuk pembelajaran untuk kelas I dan II terpaksa berbagi ruangan," katanya.
Sementara itu, Siti Fatimah (9), murid kelas tiga SD Negeri Bina Warga mengaku tidak nyaman dengan belajar tanpa menggunakan meja dan kursi. Selama belajar di lantai pun membuat badan pegal, banyak debu.
Berita Terkait
-
Meriahkan HJKB ke 212, Great Bandung Salurkan Ratusan Kaleng Cat
-
Korupsi Dana Pendidikan, Mantan Bupati Cianjur Kini Bebas Bersyarat
-
Ini Penjelasan TNI AL Terkait Jatuhnya Pesawat Latih Bonanza T-2503 di Alur Pelayaran Barat Surabaya
-
Mantan Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar Bebas Bersyarat dari Lapas Sukamiskin
-
Presiden Jokowi Didesak Turun Tangan Hentikan Kekacauan Terkait RUU Sisdiknas
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
PELOPOR BRI 2026 Jadi Wadah Penguatan Integritas dan Antikorupsi
-
Buntut Rumah Mewah di Lapas Cibinong, Kalapas Wisnu Hani Putranto Dipecat
-
Sapi Unik Berkaki Enam Asal Boyolali Sabet Juara Pertama APPSI Piala Presiden 2026 di Cibinong
-
Dua Meninggal dan Lima Luka-Luka Usai Motor Roda Tiga Nekat Salip Truk di Cileungsi Bogor
-
Tunggu Tanda Tangan Gubernur Jabar, Pembebasan Lahan Jalan Tambang Bogor Tertunda Lagi