SuaraBogor.id - Ketua MUI Kecamatan Pamijahan, Taftazani Mubarok menanggapi terkait video viral sejumlah orang tengah melakukan penyembahan, di makam salah seorang warga Tionghoa di Bogor.
Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi di Pamijahan Bogor, namun, sejumlah orang yang hadir merupakan warga Jakarta.
Bahkan penghormatan jenazah itu pun dihadiri oleh ribuan masyarakat Pamijahan.
"Anak almarhum minta doa kepada yang hadir, untuk mendoakan yang meninggal," katanya kepada wartawan, dikutip Suarabogor.id, Rabu (7/9/2022).
Baca Juga: Jaklingko Indonesia Raih 2 Penghargaan Bergengsi Top GRC Award 2022
Diberitakan sebelumnya, baru-baru ini viral di media sosial yang memperlihatkan sejumlah orang tengah melakukan penyembahan, di makam salah seorang warga Tionghoa di Bogor.
Video viral tersebut diunggah akun instagram @bogor.terkini. Pada video itu terlihat sekelompok warga bak menyembah makam jenazah Tionghoa yang berlokasi di Kampung Laladon, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor viral di media sosial.
Warga dalam video itu terlihat sesekali mengangguk sambil memegang benda yang mirip dupa.
Mayoritas warga dalam video itu merupakan perempuan berkerudung. Sementara di sekitar area makam, warga lainnya terlihat ramai menonton aksi warga bak menyembah makam itu. Belum diketahui pasti kapan peristiwa itu terjadi.
"Video warga Kampung Laladon, Desa Gunung Picung, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor melakukan aksi penghormatan kepada jenazah etnis Tionghoa, viral di media sosial," tulis akun tersebut dikutip Suarabogor.id, Rabu (7/9/2022).
Baca Juga: Hindari Jok yang Ditiduri Kucing, Warganet Kaget Malah Hal Ini yang Terjadi
Sontah kal tersebut mendapatkan sorotan dari netizen.
"iman teriris oleh isi amplop miris," tulis netizen.
"Toleransi yg kebablasan," tulis netizen.
"Cenah mah diamplopan," tulis netizen.
Berita Terkait
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
Arus Balik Lebaran Mulai Ramai, Ruas Tol Jakarta-Cikampek II Kembali Dibuka Fungsional
-
Whoosh Dibanjiri Penumpang! 240 Ribu Orang Pilih Kereta Cepat Selama Libur Lebaran
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Viral! Kawasan Wisata Pantai Anyer Penuh Manusia, Niat Healing Malah Pusing
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti