Scroll untuk membaca artikel
Andi Ahmad S
Jum'at, 23 September 2022 | 20:59 WIB
Oknum Anggota DPRD Depok Hukum Sopir Truk [Instagram]

SuaraBogor.id - Media sosial digegerkan dengan aksi salah satu anggota DPRD Kota Depok, yang memberikan hukuman kepada seorang sopir truk viral di media sosial.

Video viral aksi hukuman yang diberikan anggota DPRD Kota Depok itu hingga menginjak bagian badan dari sang sopir.

Anggota DPRD Depok, Tajudin Tabri akhirnya memberikan klarifikasi dan dirinya mengakui aksinya tersebut dan meminta maaf karena terbawa emosi.

“Saya ingin mengklarifikasi kejadian tadi karena memang viral ya, saya secara pribadi terutama kejadian itu karena di luar batas kemampuan atau kontrol saya,” katanya mengutip dari DepokToday -jaringan Suara.com, Jumat (23/9/2022).

Baca Juga: Cemburu, Oknum Anggota TNI Hajar Pria yang Diduga Selingkuh dengan Istrinya, Tuai Pro Kontra

Pria yang juga menjabat sebagai salah satu pimpinan DPRD Depok itu kemudian menjelaskan, bahwa emosinya itu terjadi karena truk proyek Tol Cijago kembali merusak portal yang ada di kawasan Krukut, Kecamatan Limo.

Menurut dia, kejadian yang telah berulang kali itu cukup berbahaya karena bisa membuat pipa gas meledak dan tentunya hal ini akan berdampak pada warga sekitar.

“Kenapa demikian (saya marah), karena ini kejadian sudah yang ketiga kali. Ketika kejadian kedua saya juga turun (ke lokasi),” jelasnya.

Tajudin merasa dirinya perlu bersikap tegas karena sebagai anggota dewan ia punya tanggungjawab terhadap keresahan warga sekitar.

“Pada kejadian saya ada grup WA (warga), nah di situ warga sampai bilang ini kerjaan dewan ngapain aja, sampai kejadian dua kali. Padahal ini kan bukan tupoksi saya,” katanya.

Baca Juga: Pilu Tangis Resilla, Balita Alami Luka Bakar dan Kehilangan Telinga Akibat Disiram Air Keras Ayah

“Tapi karena saya juga merasa terusik, akhirnya saya turun dan diperbaiki lah dengan surat pernyataan mereka (sopir truk) tidak akan mengulangi lagi,” sambungnya.

Lebih lanjut Tajudin mengatakan, pada saat kejadian yang ketiga ini (muatan truk nabrak portal), dirinya sedang tugas di luar kota.

“Nah tadi kebetulan saya baru dinas dari Tangerang Selatan, tiba-tiba ditelpon lagi saya oleh warga sekitar situ, karena nggak ada yang berani menegur kepada pihak sopir itu, akhirnya saya spontan pada kejadian yang ketiga ini, saya memuncak emosinya,” tutur dia.

“Tapi saya mohon maaf tadi sudah ketemu juga dengan pihak tol, mediasi,” timpal Tajudin lagi.

“Sekali lagi saya didasari pada kejadian yang berulang ulang, kalau baeu sekali saya gak akan seperti itu,” katanya.

Dengan demikian, kata Tajudin, aksinya tersebut semata-mata karena desakan warga, dan bukan karena dirinya arogan.

“Iya, kalau bukan desakan warga saya nggak tahu. Ini kan saya ditelpon masyarakat, katanya pak dewan ini lewat lagi (truknya).”

Tajudin juga membantah jika kakinya sampai menginjak kepala sopir truk tersebut.

“Nah didasari itu tanpa melihat lagi apa status saya, saya emosi bang. Tapi itu nggak diinjak bang, baru gini (mengangkat kaki). Tapi saya suruh guling dan push up, maksudnya untuk efek jera saja,” katanya.

“Tapi kalau memang menurut masyarakat saya yang sudah viral itu, saya mohon maaf. Itu didasari dorongan masyarakat agar saya ada tindakan terhadap sopir-sopir yang tidak mengindahkan itu (pipa gas),” ujar Tajudin.

Intinya, tambah Tajudin, apa yang dilakukannya semata-mata untuk melindungi warga.

“Kalau pipa gas itu sampai terangkat (terkena muatan truk), wah itu kan meledak se Krukut akan habis,” kata anggota DPRD Depok itu.

Load More