SuaraBogor.id - Wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat saat ini tengah waspada adanya gangguan gangster atau kelompok pemuda di sejumlah wilayah berkeliaran menggunakan senjata tajam.
Nampaknya, keberadaan gangster ini menjadi perhatian khusus dari Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan. Dia mengatakan, bahwa banyak laporan dari masyarakat adanya kelompok pemuda membawa senjata tajam tersebut.
Bahkan, dia juga menginstruksikan kepada 40 camat se-Kabupaten Bogor agar turut siaga terhadap potensi gangguan tersebut.
"Kita prihatin ya dengan adanya aksi gangster dan potensi tawuran yang terjadi belakangan ini. Untuk itu saya minta camat memperketat keamanan di wilayah sebagai bentuk antisipasi," kata Iwan.
Menurutnya, para camat harus memperkuat sinergi dengan TNI-Polri di masing-masing wilayah untuk menanggulangi fenomena gangster atau para pemuda yang konvoi sepeda motor dengan mengacungkan senjata tajam.
Iwan menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama TNI – Polri dan instansi lainnya juga memperketat keamanan. Salah satunya dengan menggelar patroli skala besar secara rutin, khusunya di lokasi dan jam-jam rawan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban.
"Kita lihat juga ya Polres Bogor, Kodim, Satpol PP dan unsur lainnya terus turun melakukan penyisiran dan patroli untuk mengantisipasi ini. Kita berharap Kabupaten Bogor kondusif," kata Iwan.
Di samping itu, ia juga mengimbau kepada setiap orang tua agar lebih memperhatikan anak-anaknya, agar tidak menjadi korban gangster apalagi terlibat di dalamnya.
"Peran orang tua juga sangat penting sebagai lingkup paling dekat dengan anak. Kita berharap pengawasan dari rumah juga lebih maksimal. Jangan sampai ada anak-anak kita yang menjadi korban, apalagi terlibat gengster atau tawuran. Mari kita jaga anak-anak kita," tuturnya.
Baca Juga: Korban Tragedi Kanjuruhan 131 Orang, 12 Orang Meninggal Tidak di Fasilitas Kesehatan
Sementara, Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengaku terus mengintensifkan patroli untuk mengatasi persoalan tersebut. Pihaknya juga tengah memburu para gangster karena meresahkan masyarakat dan tindakannya sudah mengarah pada aksi kriminalitas.
Pada Minggu (2/10) dini hari, ia memimpin langsung patroli skala besar dengan menyisir lokasi-lokasi rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sejumlah kerumunan yang berpotensi menjadi gangguan kamtibmas diperiksa dan dibubarkan.
"Dalam upaya menangkap para gangster yang meresahkan masyarakat, terlebih lagi sekumpulan remaja ini telah melakukan tindakan kriminal, kami akan secara masif melakukan patroli untuk melakukan penangkapan kepada para pelaku," kata Iman.
Saat ini, pihaknya telah menangkap lima remaja yang menjadi pelaku penganiayaan terhadap seorang remaja di Parung. Kepolisian juga terus melakukan pengembangan untuk memburu ketua gangster maupun admin yang mengunggah konten-konten di media sosial (medsos) yang meresahkan masyarakat Kabupaten Bogor. [Antara]
Berita Terkait
-
Korban Tragedi Kanjuruhan 131 Orang, 12 Orang Meninggal Tidak di Fasilitas Kesehatan
-
Pria Asal Bogor Tewas dengan Kepala Mambusuk, Diduga Bertapa di Pandeglang
-
Bareskrim Polri Limpahkan Tersangka Pembunuhan Brigadir J ke KejaksaanHari Ini
-
HUT TNI ke-77, Simak Rekayasa Lalu Lintas Seputaran Monas-Istana
-
Bima Arya Bakal Buat Aturan Kendaraan Listrik Bebas Biaya Parkir di Bogor
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Viral Sopir Mengeluh Pungli di Pasar TU Kemang Bogor, PPJ Buka Suara Bikin Terang
-
Desa BRILiaN Balbar di Sofifi Maluku Utara Jadi Ruang UMKM Tumbuh di HUT ke-81 Kemerdekaan RI
-
Bela Istri yang Ditendang, Pria di Cibinong Tewas Ditikam Saat Beli Gorengan
-
Respons Protes Habib Bahar, Pemkab Bogor Tutup Pabrik Minol di Citeureup
-
Hasil Patungan Personel Polres Bogor, Bantuan Rp100 Juta Tiba di Manggarai Timur NTT