SuaraBogor.id - Video yang mempertontonkan seorang tengah melemparkan sesuatu saat hujan deras di Panaragan, Kota Bogor pada Eabu (12/10/2022) kemarin sore viral di media sosial.
Video tersebut diunggah di sejumlah media sosial. Komentar pro kontra netizen pun tak sedikit mengomentari aksi seorang yang tengah berada di titik longsor itu.
Namun, cerita Nana Sukarna RW 02 Kelurahan Panaragan menyampaikan bahwa sosok yang tengah berada di titik bencana longsor itu bernama Zaky.
Di tengah rawan longsor itu, Zaky nampak tengah memastikan tidak ada keributan di rumah tersebut. Sebab, kata Nana, Zaky khawatir terjadi keributan keluarga pada rumah itu sebab, suara gemuruh terjadi pada rumah yang ia lempar bebatuan kecil.
"Si anak ini, si zaky, tidak sengaja, dikiranya pak dedi ini ribut sama tetangga sebelah, karena ada bunyi, tapi mungkin bunyi itu proses mau longsor," kata Nana kepada Suarabogor.id, Kamis (13/10/2022).
Sebab, kata dia, tidak ada seorang pun yang ada di rumah yang Zaky lempari batu itu. Selang berapa menit, longsor itu terjadi tepat di depan Zaky yang khawatir ada keributan di dalam rumah.
"Dia manggil-manggil nama udin yang rumah tetangga sebelah Tebing itu. Saat jendela di lempar. Terjadi longsor," jelasnya.
Karena saat itu, Zaky kebingungan apa yang sebetulnya terjadi dengan suara gemuruh di rumah pak Dedi itu.
"Itu lempar (batu) mau ngasih tau ini ada apa, dia juga ga tau ini ada apa,", ungkapnya.
Baca Juga: Viral Lagi, Pengakuan Yuni Shara yang Tak Pernah Merasakan Nikmat Urusan Ranjang
Nenek Selamatkan Cucu dari Longsor
Sambil Zaky memastikan tidak ada keributan di rumah Korban Dedi. Seorang nenek yang enggan disebutkan namanya, nampak tengah bermain dengan cucunya.
Namun, kegembiraan itu harus dibalas dengan kesedihan. Rumah dia hancur akibat longsoran yang terjadi sore itu.
Sang nenek, sempat ingin menyelamatkan diri dari longsoran itu. Namun, langkahnya tak secepat longsoran yang menimbun rumahnya.
"Kejadian jam 4.30 saya pegang cucu, saya liat itu longsor nya liat, mau ke liar. Pas keluar ga keburu, baru saja dua langkah udah ketimbun (badan) saya oleh besi di rumah," kata dia.
Bak nyawa cucu lebih penting dari nyawanya, sang nenek sontak langsung terpikir kondisi cucunya. Dengan badan yang tertimbun runtuhan itu, sang nenek sempat-sempatnya menyelamatkan cucunya di tangannya.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Lagi, Pengakuan Yuni Shara yang Tak Pernah Merasakan Nikmat Urusan Ranjang
-
Viral Lesti Kejora Mendadak Ingin Pulang ke Indonesia, Temui Rizky Billar di Kantor Polisi
-
Video Rizky Billar Salat Viral di IG, Warganet: Saat Pencitraan
-
Bukan Bareng Denny Caknan, Terungkap Happy Asmara Pakai Baju Pengantin Jawa dengan Sosok Ini
-
Awalnya Disangka Dapat Sepatu Brand Mahal Hasil Thrifting, Orang Ini Kecewa Pas Lihat Logonya
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Bikin Resah dan Bahayakan Pengendara, Truk Sampah 'Roboh' di Bogor Akhirnya Ditarik dari Jalan
-
Hari Ketujuh Pencarian ASN Bogor yang Jatuh: Penyelam Diterjunkan, Keberadaan Bayu Masih Misteri
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah