SuaraBogor.id - Kasus pembunuhan sadis terhadap bocah perempuan asal Cimahi, Kota Cimahi, Jawa Barat baru-baru ini menjadi sorotan publik.
Pasalnya, bocah korban penusukan itu meninggal dunia usai pulang mengaji. Detik-detik insiden penusukan terhadap seorang bocah berinisial PS (12) itupun diceritakan oleh warga sekitar.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi AKP Rizka Fadila mengatakan, sejauh tidak tidak ada saksi yang melihat langsung insiden penusukan terhadap PS.
"Belum ada (saki yang melihat kejadian penusukan) karena rata-rata saksi langsung memberikan pertolongan pertama (di titik korban tergeletak)," kata Rizka.
Pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus penusukan tersebut.
"Kami dari pihak kepolisian baik polres maupun polsek akan berupaya keras untuk melakukan penyelidikan semaksimal mungkin terkait rangkaian pengungkapan agar pelaku bisa segera tertangkap," ujar Rizka.
Tatang (45), salah seorang warga bercerita dirinya sempat mendengar suara teriakan dari dekat rumahnya. Namun ia mengira teriakan itu dari anak-anak yang sedang bermain sepulang mengaji.
"Teriak 'mama' tiga kali. Gitu aja gak ada ucapan lain. Enggak ada teriakan minta tolong, kalau ada saya pasti keluar," ungkap Tatang kepada Suara.com pada Kamis (20/10/2022).
Tatang tak menyangka ternyata suara teriakan itu berasal dari seorang bocah yang ditikam pria misterius. Ia baru mengetahui ada peristiwa penusukan itu sekitar pukul 22.00 WIB ketika dari warga lainnya.
Baca Juga: Ngeri, Teror Pria Misterius Tusuk Anak Sepulang Mengaji di Cimahi hingga Tewas
"Taunya jam 10 malam pas keluar rumah ngobrol sama warga lain ada penusukan disangkanya anak-anak lagi main, kan pulang ngaji," tuturnya.
Saat dilakukan penelusuran di sekitar gang dekat rumahnya, ternyata ada sandal milik korban. Namun ia tidak melihat bercak darah di lokasi tersebut. "Mungkin darahnya udah bersih sama air hujan," ucap Tatang.
Ia berharap pihak kepolisian secepatnya mengungkap kasus penusukan yang menewaskan seorang bocah tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Ngeri, Teror Pria Misterius Tusuk Anak Sepulang Mengaji di Cimahi hingga Tewas
-
Sadis, Pria Botak Habisi Nyawa Cewek di Apartemen Jakarta Timur
-
Heboh Seorang Anak Perempuan Ditusuk Pria Misterius Sepulang dari Mengaji
-
Tragis! Dibuntuti Pria Misterius Sepulang Ngaji, Nyawa Gadis Berhijab Dihabisi di Gang
-
Satu Pelaku Penusukan WNA di Tegalrejo Ditangkap, Polisi Kejar Teman-temannya
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video
-
Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan