SuaraBogor.id - Tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menyebabkan ratusan orang meninggal dunia berdampak ke semua pihak, salah satunya Ketum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule.
Saat ini desakan meminta Iwan Bule mundur dari PSSI semakin menggema. Menanggapi hal itu, mantan Kapolda Metro Jaya menduga ada oknum yang membuat provokasi.
Sejumlah orang yang mendesak mundur itu karena beranggapan hal tersebut sebagai bentuk tanggung moral atas insiden yang menawaskan ratusan orang itu.
Iwan Bule menyebut desakan mundur kepada dirinya seperti ada yang mengatur. Dengan tegas mantan Kapolda Metro Jaya itu tak akan meninggalkan PSSI jika bukan sesuai aturan organisasi.
"Ada beberapa kelompok yang sulit diidentifikasi. Masa ada demo besar-besaran minta saya mundur, kalau tak dimobilisasi tak mungkin," kata Iwan Bule saat hadir di podcast Deddy Corbuzier yang tayang di YouTube, mengutip dari Bolatimes -jaringan Suara.com, Rabu (2/1/2022)
Lebih lanjut, Iwan Bule menjelaskan sudah memenuhi keinginan pecinta sepakbola Tanah Air untuk mempercepat Kongres Biasa Pemilihan via Kongres Luar Biasa (KLB).
KLB yang dijadwalkan pada 18 Maret 2023 itu akan memilih ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota Exco yang baru. Jika sesuai jadwal pemilihan seharusnya bergulir pada November 2023.
"Saya harap sabar lah, yang mau jadi ketum juga nanti ada waktunya. Jangan dulu nanti akan ada mekanisme KLB, gak usah demo-demo gitu," jelas Iriawan.
"Kalau ikut aturan saya selesai November 2023, kan tinggal dikit lagi juga. Sekarang akan ada KLB, tinggal menunggu," pungkasnya.
Baca Juga: Komnas HAM Nyatakan Ada Tujuh Pelanggaran HAM dalam Tragedi Kanjuruhan
Tag
Berita Terkait
-
Komnas HAM Nyatakan Ada Tujuh Pelanggaran HAM dalam Tragedi Kanjuruhan
-
Buat Perjanjian dengan Polri, PSSI Malah Langgar Aturannya Sendiri
-
Rekam Jejak Yunus Nusi, Eks Kelompok 78 di Kisruh PSSI 2011 sekarang Dianggap Bertanggung Jawab di Tragedi Kanjuruhan
-
Komnas HAM: Sekjen PSSI Bertanggung Jawab dalam Tragedi Kanjuruhan
-
Diminta Iwan Bule Jangan Mundur dari Timnas Indonesia, Ini 3 Fakta Menarik Shin Tae-yong
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Pemkab Bogor Matangkan Persiapan Porprov 2026, Bidik Kembali Gelar Juara Umum
-
Modal Video CCTV dan Hotline Bang Resmob, Bareskrim Polri Gulung Sindikat Curanmor Cileungsi
-
BRI Catat 1,06 Juta BRILink Agen Dengan Transaksi Rp1.270 Triliun, Perluas Layanan Keuangan
-
Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029
-
Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal