SuaraBogor.id - Seorang warga Sukabumi bernama Awang (50) memiliki dua ekor domba yang langka dan unik. Jika biasanya domba hanya memiliki dua buah tanduk, dua domba milik Awang itu masing-masing memiliki empat buah tanduk.
Awang merupakan warga Kampung Naringgul RT 02/07, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Dua domba jantan miliknya itu berusia tujuh bulan dan memiliki bobot 10-12 kilogram.
Meski memiliki tanduk yang tak lazim, Awang mengatakan dua ekor domba bertanduk empat miliknya itu diperlakukan sama dengan domba lainnya. Hanya saja, dua domba bertanduk empat utu sering dimandikan dan dicukur.
Ia mengatakan, tak ada pakan khusus untuk domba langkanya. Sama seperti domba lain, Awang memberikan pakan berupa daun dan rumput untuk kedua domba itu.
“Keduanya juga dipelihara sendiri, tanpa ada campur tangan orang, terus tiap hari kandangnya dibersihin. Kalau perbedaan, sikapnya lebih agresif dibanding yang lain, agak galak,” ujar Awang, Minggu (6/11/2022).
Menurut Awang, sempat beberapa kali ada yang menawar domba tanduk empat miliknya itu. Namun ia menganggap penawaran yang diberikan belum terlalu cocok. Ia bersedia melepas jika ada pembeli yang menawar tak kurang dari Rp 15 juta per ekornya.
“Yang nawar dan nanya-nanya harga banyak. Ada yang nawar Rp 10 jutaan satu ekornya," kata dia.
"Saya pribadi maunya [harga] tinggi Rp 15 juta per ekor saya lepas. Namanya kemauan wajar lah,” tutup Awang.
Baca Juga: Out of The Box, Bra Keyboard Viral Ternyata Buatan Seniman Indonesia
Berita Terkait
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Jelajah Kuliner Unik di Come See Mie Fest 2026: Kartu yang Bisa Dimakan hingga Mi Earl Grey
-
11 Fakta Unik Piala Dunia 2026 di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat
-
Lawan Krisis Iklim, Pemuda Lereng Merapi Boyolali Sulap Peternakan Domba Jadi Nol Limbah
-
Kisah Maling Mobil Masih Punya Hati Nurani: Putar Balik saat Tahu Ada Anak Kecil Terbawa
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir
-
Catat Tanggalnya! Mulai 20 Juni, Kebun Raya Bogor Hadirkan Pameran Hasil Bumi
-
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Penghentian Sementara Makan Bergizi Gratis di Kota Depok
-
KPK dan Ombudsman Pantau SPMB Cianjur, Kepala Sekolah Nekat Pungli Bakal Kena Sanksi Berat