SuaraBogor.id - Keberadaan geng motor yang membuat resah masyarakat menjadi sorotan khusus dari pihak kepolisian Polres Cianjur. Bahkan, Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengintruksikan dengan tegas kepada anggotanya.
Dia meminta kepada anggotanya untuk tembak di tempat geng motor yang mengganggu keamanan serta kenyamanan warga terlebih mengancam keselamatan.
Pihaknya mendapat laporan aksi gerombolan bermotor yang kembali meresahkan warga di sejumlah ruas jalan utama di Cianjur.
"Patroli skala besar digelar secara acak setiap hari termasuk melibatkan jajaran Polsek penunjang, sebagai upaya menekan aksi gerombolan bermotor yang sempat dilaporkan meresahkan warga di wilayah kota Cianjur," katanya.
Pihaknya sejak jauh hari sudah mengumpulkan pengurus kelompok bermotor sampai gerombolan bermotor yang sepakat membubarkan diri jika anggotanya membuat keresahan atau mengancam keselamatan warga dan petugas di Cianjur.
Tindakan tegas tembak ditempat akan diberikan pada anggota gerombolan bermotor yang membuat onar terlebih mengancam keselamatan nyawa, sehingga efek jera akan dilakukan petugas secara terukur jika mendapati gerombolan yang membuat ulah.
"Patroli besar-besar juga akan digelar setiap akhir pekan, guna mempersempit ruang gerak gerombolan bermotor di Cianjur. Kami meminta tidak ada lagi gerombolan bermotor di Cianjur, sehingga situasi dan kondisi di Cianjur tetap kondusif terutama saat malam," katanya.
Doni mengimbau warga di seluruh wilayah Cianjur, segera melapor jika mendapati kegiatan gerombolan bermotor yang meresahkan agar dapat segera ditindak."Segera laporkan agar kami tindak lanjuti, jangan sampai main hakim sendiri," katanya. [Antara]
Baca Juga: Garang Ketika Rampas Motor Pelajar, 4 Anggota Geng Motor Ciut saat Ditangkap
Berita Terkait
-
Garang Ketika Rampas Motor Pelajar, 4 Anggota Geng Motor Ciut saat Ditangkap
-
Dua Peristiwa ODGJ Berkeliaran Bawa Senjata Tajam Teror Warga di Pasuruan dan Situbondo
-
Polisi di Kota Santri Sampaikan Kode Keras pada Geng Motor, Tembak di Tempat?
-
Masuk Kandang Macan! Genk Motor Serang Warkop, Langsung Dapat Tembakan Peringatan
-
Ulah Geng Motor di Tasikmalaya Makin Beringas, Hantam Warga Pakai Botol Miras dan Balok
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan
-
Setelah UI Kini IPB, Skandal 'Grup Chat' Mahasiswa Bongkar Dugaan Predator Seksual di Kampus
-
Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia