SuaraBogor.id - Seorang pelajar SMP dipukuli temannya saat berada di dalam sebuah kelas belakangan viral di media sosial. Siswa SMP tersebut dihajar teman sekelasnya habis-habisan di dalam kelas.
Parahnya, peristiwa itu sengaja direkam dan kini beredar luas di media sosial. Video perundungan terhadap siswa SMP itu direkam oleh siswa lainnya yang kemudian disebarluaskan ke media sosial.
Dalam video memperlihatkan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku kepada korban. Lokasi kejadian berada di dalam kelas dengan korban dan pelaku yang sama-sama siswa SMP tersebut.
Korban bahkan terlihat beberapa kali dipukuli dan ditendang kepalanya oleh pelaku.
Mereka melakukannya dengan cara yang sadis . Terdengar suara tertawa dari dalam video ketika si pelaku melayangkan kakinya ke kepala korban.
Seperti yang dibagikan akun Instagram @kodil0127. Dalam video itu terlihat pelajar SMP di Bandung yang jadi korban itu tersungkur dan diduga pingsan.
Korban tak berdaya, kepalanya dipasang helm lalu dipukuli hingga akhirnya terkapar dan tergeletak di lantai kelas.
Video ini juga dilaporkan akun lainnya.
"Bullying di SMP P*** B********* Bandung. Kejadian siang ini pada jam sekolah. Korban adalah keluarga kawan saya, dilarikan ke RS setelah pingsan,” tulis sang pelapor dengan akun Twitter @salmandoang, Jumat 18 November 2022.
Baca Juga: Siswa SMP di Bandung Jadi Korban Perundungan, Dilaporkan Sempat Pingsan Dilarikan ke Rumah Sakit
Jajaran Polrestabes Bandung kabarnya sudah menerima informasi kejadian bullying ini dan akan melakukan pengecekan ke sekolah tersebut.
“Informasinya sudah kami terima kemarin malam dan hari ini akan dilakukan pengecekan ke lokasi yang diberikan,” tulis akun Instagram @polrestabesbandung.
Berita Terkait
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Ketika Rumah Sakit Jadi Target: Saat Tenaga Medis Harus Adu Mekanik dengan Rudal
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Viral, Siswa SMAN 1 Parung Layangkan Surat Terbuka ke Kepsek, Ini Isinya!
-
Viral! Nama Bupati Bogor Dicatut Jadi Pembina Media Milik Oknum Terduga Mafia Obat & Gas Elpiji
-
Waspada Saat Hujan! Jalur Pasekon-Cipanas Kini Dipagari Pembatas Usai Telan Korban Jiwa