SuaraBogor.id - Dibalik pencarian korban gempa Cianjur, Jawa Barat, ada sosok anjing pintar bernama Coco. Diketahui, hewan tersebut telah menemukan lima jasad tertimbun longsor.
Hingga saat ini, petugas Tim SAR gabungan masih berjibaku melakukan pencarian korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur.
Salah satu penyelamat yang mencuri perhatian adalah seekor anjing bernama Coco, yang telah menemukan korban gempa dalam runtuhan bangunan.
Diketahui hingga saat ini tercatat ada 321 korban yang meninggal dunia.
Baca Juga: Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Cianjur 323 Orang
Selain tim SAR, beberapa anjing pelacak juga dikerahkan untuk membantu mencari korban Cianjur yang masih hilang atau tertimbun reruntuhan, salah satunya adalah anjing pelacak bernama Coco.
Kisah Coco belakangan viral karena begitu berjasa membantu para relawan. Bahkan Coco diketahui telah berhasil menemukan tiga korban yang tertimbun material bangunan.
Coco merupakan anjing terlatih yang tergabung dalam SAR Dog Jawa Tengah. Coco enam hari berada di lokasi gempa Cianjur untuk mencari korban hilang tertimbun.
Seperti yang dikutip dari akun bernama @WidyoLita atau Lita Widyo di Twitter, Coco merupakan anjing jenis labrador jantan yang juga menjadi salah satu anggota SAR dog di wilayah Jawa Tengah.
Coco diketahui turut terjun langsung ke wilayah terdampak gempa Cianjur bersama para relawan sebagai anjing pelacak untuk melakukan evakuasi pada korban yang belum ditemukan dan kemungkinan tertimpa reruntuhan bangunan.
Baca Juga: Galang Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur, Relawan Jokowi Himpun Dana Rp 322,9 Juta
SAR dog asal Jawa Tengah ini diketahui telah menemukan sebanyak 3 korban gempa Cianjur yang tertimbun. Dalam foto yang diunggah oleh Lita, Coco terlihat sedang digendong oleh relawan saat menempuh medan yang berlumpur agar lebih efisien.
“Inget Coco? Di antara duka Cianjur, dpt info kalo Coco ikut terjun bantu relawan d sana. Anjing loyal itu sdh temukan 3 korban tertimbun. Dia digendong pasca bertugas utk efisiensi menempuh medan yg berlumpur. Smoga lbh byk lagi korban ktemu. Salut utk para relawan, jg Coco,” tulis cuitan tentang Coco pada akun @WidyoLita di Twitter yang dikutip dari Bogordaily -jaringan Suara.com.
Akun tersebut juga menyebutkan bahwa sebelumnya Coco juga juga pernah membantu proses evakuasi saat terjadi musibah besar tropical cyclone Seroja pada tahun 2021 lalu di Kupang dengan menjadi anjing pelacak. Pada saat itu, Coco juga ikut terjun langsung dan berhasil menemukan 5 korban.
“Ini Coco, labrador jantan anggota SAR dog Jateng. Di musibah besar tropical cyclone Seroja tahun 2021, di Kupang ia ikut terjun & berhasil bantu temukan 5 korban. Love u, Coco (emoji hati),” tulisnya lagi di Twitter.
Berita Terkait
-
Kenapa Jepang Sering Terjadi Gempa Bumi? Prediksi Mengerikan di Palung Nankai Bikin Khawatir
-
Indonesia di Ambang Bencana Megathrust? Ini Daftar 13 Wilayah Paling Terancam
-
Gempa Magnitudo 6,8 Mengguncang Papua Nugini, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Gempa Perparah Krisis Myanmar: PBB Desak Pendanaan Darurat di Tengah Perang Saudara
-
Menlu Sugiono Pastikan Belum Ada WNI yang Menjadi Korban Jiwa dalam Musibah Gempa Myanmar
Terpopuler
- Pemilik Chery J6 Keluhkan Kualitas Mobil Baru dari China
- Profil dan Aset Murdaya Poo, Pemilik Pondok Indah Mall dengan Kekayaan Triliunan
- Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2025 Jawa Timur, Ada Diskon hingga Bebas Denda!
- Pemain Keturunan Maluku: Berharap Secepat Mungkin Bela Timnas Indonesia
- Jairo Riedewald Belum Jelas, Pemain Keturunan Indonesia Ini Lebih Mudah Diproses Naturalisasi
Pilihan
-
Bodycharge Mematikan Jadi Senjata Rahasia Timnas U-17 di Tangan Nova Arianto
-
Kami Bisa Kalah Lebih Banyak: Bellingham Ungkap Dominasi Arsenal atas Real Madrid
-
Zulkifli Hasan Temui Jokowi di Solo, Akui Ada Pembicaraan Soal Ekonomi Nasional
-
Trump Singgung Toyota Terlalu Nyaman Jualan Mobil di Amerika
-
APBN Kian Tekor, Prabowo Tarik Utang Baru Rp 250 Triliun
Terkini
-
Waspada! Ada Pabrik Uang Palsu Rp3,3 Miliar di Bogor
-
Dedie A Rachim Laporkan Kondisi Jalan Longsor Batutulis ke Wamen PU, Ajukan Opsi Jalur Baru
-
BisKita Trans Pakuan Kembali Layani Warga Bogor, Tarif Tetap Rp4.000 dengan Opsi QRIS
-
Kabar Erupsi Gunung Gede Terbongkar! Badan Geologi Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Aktivitas Gempa Gunung Gede Terus Melandai, TNGGP Pantau Ketat Jelang Keputusan Pendakian