SuaraBogor.id - Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Cianjur tengah meminjam dana dari bank sebesar Rp150 miliar untuk membangun empat ruas jalan di wilayah selatan Cianjur.
Menurutnya, dana tersebut tujuan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terutama bidang perekonomian.
Dia juga menjelaskan, bahwa semula pihaknya mengajukan pinjaman Rp200 miliar ke perbankan di Cianjur, namun disetujui Rp150 miliar, untuk perbaikan ruas jalan dengan total panjang 70 kilometer yang akan dilaksanakan awal 2023.
"Empat ruas jalan tersebut terletak di Kecamatan Cidaun, Pasirkuda, Cijati dan Agrabinta dengan total panjang 70 kilometer. Pembangunan jalan di empat wilayah itu, selama ini terhambat karena terbatasnya anggaran di Pemkab Cianjur," katanya.
Bupati Cianjur merinci jalan yang akan dibangun adalah Jalan Bayuning-Londok, Kecamatan Cidaun, sepanjang 31,4 kilomter; Jalan Sinagar-Cipelah, Kecamatan Pasirkuda, sepanjang 18 kilometer; Jalan Sumur-Cijati, Kecamatan Cijati, sepanjang 11,4 kilometer; dan Tangkil-Leles-Agrabinta sepanjang 10,5 kilometer.
"Harapan kami ketika jalan sudah bagus, dapat meningkatkan IPM Cianjur yang masih rendah di Jabar, karena fasilitas jalan baik dapat meningkatkan indikator kesehatan, pendidikan dan perekonomian khususnya di wilayah selatan Cianjur," katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Eri Rihardiar mengatakan berkurangnya nilai pinjaman berpengaruh pada total jalan yang akan dibangun seperti ruas Jalan Bayuning-Londok, Kecamatan Cidaun, akan dikurangi setengahnya.
Sebelumnya, panjang jalan yang akan dibangun 31,4 kilometer karena ada pengurangan anggaran pembangunan, maka hanya dilakukan untuk 15 kilometer, termasuk untuk ruas jalan lainnya juga berkurang.
"Kami berharap meski panjang jalan yang dibangun berkurang, tidak mengganggu aktivitas perekonomian yang tetap bisa cepat dan pengiriman hasil bumi antarkecamatan hingga ke pusat Kota Cianjur dapat dilalui lebih mudah," katanya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
BRI Jalankan Buyback Saham, CAR Tetap Kuat di Level 22,86%
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
-
Wajib Tahu! Ini Tarif Resmi Tiket Masuk Kebun Raya Cibodas Sesuai PP Terbaru
-
Buntut Bocah Tewas di Jasinga, Polres Bogor Terjunkan Tim K9 Mabes Polri Buru Anjing yang Lepas
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul