SuaraBogor.id - Salah satu yang mengalami kemacetan di Jalur Puncak Cianjur yang merupakan warga Sukabumi Obing (30) hingga meminta ampun.
Dia mengatakan, bahwa hampir 14 jam terjebak macet parah di kawasan Puncak Cianjur.
"Banyak yang nyerah karena macet parah, saya aja kejebak belasan jam hampir 14 jam," katanya kepada wartawan.
Untuk diketahui, viral di media sosial yang memperlihatkan kondisi kemacetan parah yang terjadi di jalur Puncak Bogor pun juga Puncak Cianjur, Jawa Barat, Senin (24/4/2023) kemarin.
Banyak pengendara dari arah Bogor menuju Puncak yang menyerah karena terjebak macet parah.
Tidak hanya itu, para pengendara dari arah Cianjur menuju Puncak Bogor pun juga merasakan kemacetan tersebut.
Bahkan, banyak yang terjebak macet hingga belasan jam.
Informasi yang didapat, penyebab macet juga terjadi akibat mobil yang mengalami selip dan mogok.
Hal tersebut menyebabkan kemacetan tidak terhindarkan.
Diberitakan sebelumnya, Polres Bogor mencatat ada sebanyak 25.000 kendaraan roda empat yang sudah memadati jalur wisata puncak di hari kedua lebaran Idul Fitri 1444 H.
"Perkiraan kendaraan yang sudah masuk ke wilayah jalur Puncak saat ini sekitar 25.000 kendaraan sudah masuk ke kawasan wisata, atau tempat wisata yang ada di jalur Puncak," kata Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin, Minggu 23 April 2023.
Iman menyebut, aparat kepolisian bahkan sudah memberlakukan jalur satu arah atau oneway sejak pukul 06:00 dari arah Jakarta menuju puncak.
"Kami dari mulai jam 6 pagi sudah memberlakukan one way ke arah Puncak dari arah Jakarta, sekarang sebagaimana kita lihat ekornya sudah melewati Pos gadog," papar Iman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah
-
Ingatkan Bupati dan DPRD, KPK Turun Tangan Benahi Perencanaan Anggaran di Kabupaten Bogor
-
KPK Plototi Dana Pokir DPRD Kabupaten Bogor, Sekda: Jangan Sampai Bermasalah Hukum