SuaraBogor.id - Wakil Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia atau PSI Kota Depok Icuk Pramana Putra menyayangkan pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyatakan Kaesang Pangarep tidak akan maju di Pilkada 2024 Depok.
Icuk sendiri bahkan mengakui kalau kedatangan Kaesang bulan Juli 2023 memang murni bisnis, untuk mengembangkan bisnisnya Sang Pisang di wilayah barat Kota Depok.
"Ya memang jualan pisang, pas kemarin ke Sawangan ya memang murni jualan," kata Icuk, Jumat, (11/8)
Ia juga menegaskan bahwa sejak awal dukungan PSI adalah dorongan masyarakat yang ingin melakukan perubahan di Kota Depok, sehingga diharapkan Kaesang bisa maju menjadi Calon Walikota.
"Tiap 2 minggu sekali kami melakukan pengenalan ke masyarakat, justru masyarakat sangat mendukung dan antusiasme warga sangat besar untuk Mas Kaesang memimpin di Kota Depok," katanya.
Bahkan Icuk mengklaim, Kaesang bisa menang mudah di Kota Depok walaupun tanpa kampanye, terlebih jika sudah ada pemaparan visi misi dan target kerja, jelas akan menang telak.
"Sekali lagi gerakan perubahan ini bukan milik PSI saja gerakan perubahan ini milik warga Depok," tukasnya.
Kendati demikian pihaknya menyerahkan semua keputusan kepada adik dari Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka untuk memutuskan maju tidaknya di pilkada 2024 Depok.
"Kami akan menghormatinya, namun sayang sekali jika dukungan yang sangat besar diabaikan begitu saja. Tapi kami masih optimis perubahan di Kota Depok harus dilakukan, sebelum Kota ini makin hancur," pungkas Icuk.
Baca Juga: Dukung Ganjar di Pilpres 2024, Giring PSI Incar Kursi Menparekraf atau Menpora
Kontributor: Rubiakto
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
Terkini
-
DPRD Kota Bogor Apresiasi Relawan TPAS Galuga
-
Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK
-
23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi
-
34 Tahun Jadi Gunungan Sampah, TPA Galuga Bogor Bakal Diubah Jadi Energi Listrik dan BBM
-
Bodong! DLH Tangsel Sebut TPST Abu & Co Cisadane Tak Punya Izin Lingkungan dan Bangunan