SuaraBogor.id - Tumpukan sampah di saluran air di Simpang Ciawi, Kabupaten Bogor, mendapatkan perhatian serius dari Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin.
Bahkan, Bey Machmudin langsung memberikan teguran langsung kepada Bupati Bogor, Iwan Setiawan terkait tumpukan sampah yang tidak diperhatikan tersebut.
Kini, sampah di Ciawi itu sudah dibersihkkan oleh TNI dan pemerintah daerah. Bahkan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor mencatat total berat sampah tersebut mencapai 35 ton.
Kepala Bidang Pengolahan Sampah DLH Kabupaten Bogor Ismambar Fadli mengungkapkan 35 ton sampah tersebut merupakan jumlah sampah yang telah diangkut. Sedangkan, proses pengangkutan hingga kini masih terus dilakukan.
Baca Juga: Momen Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor Dipenuhi Bendera Palestina
"Jumlahnya 35 ton lebih, siang ini sudah mulai diangkut, tadi Damkar menyedot airnya," kata Fadli.
DLH Kabupaten Bogor melibatkan banyak instansi dalam membersihkan sampah di saluran air tersebut, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Satpol PP, Pemadam Kebakaran, dan Pemerintah Kecamatan Ciawi.
"Kita menurunkan 11 armada sampai pukul 22.00 dengan menggunakan ekskavator dari DPUPR," paparnya.
Sebelumnya, Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Bupati Bogor Iwan Setiawan menginstruksikan DLH untuk segera melakukan penanganan saat meninjau tumpukan sampah di saluran air yang ada di Simpang Ciawi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Selasa (7/11).
"Saya meminta agar pembongkaran bangunan liar dilakukan dengan pendekatan humanis. Saya berharap lokasi ini ke depan bisa dibuat nyaman, misalnya seperti dibuat taman," kata Iwan.
Baca Juga: Ajang Promosi Budaya Daerah Mahasiswa, Closing Ceremony Gebyar Nusantara IPB 2023 Berlangsung Meriah
Bupati juga menginstruksikan para camat untuk memantau penanganan sampah di wilayah masing-masing.
Berita Terkait
-
18 Rumah Dinas TNI di Aceh Terbakar Hebat saat Libur Idul Fitri, Penyebabnya Masih Misteri!
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
-
Escape to Bogor: 7 Tempat Wisata Sejuk untuk Refreshing Saat Libur Lebaran
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman