SuaraBogor.id - Pelaku pembunuh mahasiswi di Depok, Jawa Barat saat ini sudah diamakan pihak kepolisian. Hal tersebut terkuak usai AA (Pelaku) memberikan pesan kepada sang ibu.
Pesan pelaku kepada ibunya itu berisi sebuah kalimat pamit dan akan pergi jauh, usai membunuh korban dengan cara dicekik.
Kasie Humas Polres Metro Depok, Iptu Made Budi kepada wartawan mengatakan, pelaku berhasil ditangkap dari petunjuk pesan kepada ibunya melalui pesan WhatsApp.
"Untuk (Pelaku) ini ternyata pacar korban,"katanya kepada wartawan, Jumat (19/1/2024) kemarin.
Sementara, pelaku pembunuhan mahasiswi di Depok, AA disebut sempat berpesan kepada orang tuanya usai melakukan aksinya.
Kapolsek Sukmajaya, Kompol Margiyono berujar, hal itu berawal dari pukul 16.00 WIB pelaku itu mengirimkan pesan WhatsApp kepada sang ibu.
"Katanya 'bu saya pamit, saya akan pergi jauh, di rumah ada seorang perempuan yang sudah meninggal saya cekek'," bunyi pesan itu kepada wartawan diungkapkan ulang oleh kapolsek, dikutip Sabtu (20/1/2024).
Diterangkannya, ketika sang ibu sampai di rumahnya. Benar saja ada sebuah jasad wanita.
"Saat itu ibunya pulang, 15 menit sudah sampai di rumah kontrakan, buka pintu dan betul di dalam kamar ada seorang perempuan, Setelah itu, ibu pelaku beserta keluarganya mendatangi Polsek Sukmajaya," katanya kepada wartawan.
Baca Juga: Mahasiswi Depok Ditemukan Tewas Oleh Ibu Pelaku di Rumah Kontrakan, Ternyata Dibunuh Pacar Sendiri
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bikin Resah dan Bahayakan Pengendara, Truk Sampah 'Roboh' di Bogor Akhirnya Ditarik dari Jalan
-
Hari Ketujuh Pencarian ASN Bogor yang Jatuh: Penyelam Diterjunkan, Keberadaan Bayu Masih Misteri
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan