SuaraBogor.id - Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto sudah melihat kemenangan Prabowo-Gibran dalam sekali putaran Pilpres 2024.
Ia menyebut, hilal kemenangan itu dibuktikan dengan survei elektabilitas Prabowo-Gibran di sejumlah provinsi besar di Indonesia.
"Kira-kira di Jawa Timur, kita sudah mendekati 60 persen, Jawa Barat di atas 50 persen, dan berbagai daerah lainnya. Ya sekali putaran sudah kelihatan," kata Airlangga, Kamis (8/2/2024).
Baca Juga: Akhirnya! Terungkap Arah Dukungan Kiky Saputri di Pilpres 2024
Kendati demikian, ia mengakui suara Prabowo-Gibran masih lemah di dua provinsi lainnya yakni DKI Jakarta dan Jawa Tengah.
"Jateng dan DKI memang tidak di angka itu, tapi kan bisanya kalau dua provinsi besar di Jawa sudah di atas 50 persen, kemungkinan bisa satu putaran," papar dia.
Selain itu, Ia memaparkan, tim Prabowo-Gibran tidak akan menghalalkan segala cara untuk mencapai sekali putaran itu seperti dikatakan kubu Ganjar-Mahpud.
"Ya semua pemilu kan ada regulasinya, ada Bawaslu, KPU, semua aturan jelas tinggal penegakan daripada hukum aturan saja," tutup dia.
Perlu diketahui, Survei terbaru Poltracking Indonesia menunjukkan bahwa elektabilitas Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Jawa Timur mencapai angka 60,1 persen.
Baca Juga: Ulama Timur Tengah Dukung Prabowo-Gibran, Siap Jaga Kedamaian dan Persatuan Bangsa
“Tren pergerakan elektoral Prabowo Subianto di Jawa Timur konsisten mengalami kenaikan sejak Juni 2023. Kenaikan signifikan terjadi dari rentang September 2023 ke Januari 2024 (19,5 persen), dalam rentang tersebut Prabowo Subianto dipastikan berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka,” ujar Poltracking Indonesia dalam paparan hasil survei yang dikutip dari siaran pers diterima di Jakarta, Selasa.
Sementara itu, pasangan Calon Presiden - Calon Wakil Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud Md memperoleh 17,2 persen, sedangkan pasangan Capres - Cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 14,9 persen.
Survei bertajuk “Peta Suara Pilpres di Provinsi Penentu: Siapa Pemenang di Jawa Timur?” juga mencatat bahwa tren elektabilitas Anies-Muhaimin cenderung stabil, sementara Ganjar-Mahfud mengalami penurunan.
Kekuatan elektabilitas Prabowo-Gibran tersebar pada pemilih di wilayah Arek, Mataraman, Tapal Kuda, dan Pantura. Adapun pemilih di wilayah Madura kompetitif antara Anies-Muhaimin dan Prabowo-Gibran.
Poltracking Indonesia menggelar survei di 11 Daerah Pemilihan (Dapil) DPR RI Jawa Timur terhadap 8.000 responden selama 25–31 Januari. Metode survei adalah stratified multistage random sampling dengan margin of error lebih kurang 1,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Pengambilan sampel pada setiap daerah pemilihan memperhatikan keterwakilan seluruh kecamatan yang ada di dapil tersebut dengan tetap mempertimbangkan proporsi daftar pemilih tetap (DPT) di setiap kabupaten/kota.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC
-
Pemain Judi Online Terbanyak se-Indonesia Ada di Kabupaten Bogor
-
Berawal dari Paket Misterius di Jasa Pengiriman, Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Cair Asal Bogor
-
Tragedi Subuh di Cilebut, Lansia Asal Kota Bogor Tewas Tertabrak KRL
-
Dirgahayu Bhayangkara ke-80, Bupati Bogor Doakan Polri Selalu Kuat Jadi Pengayom Masyarakat