SuaraBogor.id - Sejumlah harga dan stok komoditas pangan di Pasar Induk Teknik Usaha (TU) Kemang, Kota Bogor, Jawa Barat dipastikan aman.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Bogor, Bima Arya. Orang nomor wahid di Kota Hujan itu menjamin harga dan stok pangan di Kota Bogor menjelang Ramadan 2024 terbilang masih aman.
"Harganya relatif stabil, pasokan juga lancar, jadi kondisinya yang naik itu lebih kepada beras," kata Bima Arya, dikutip dari Metro -jaringan Suara.com.
Namun kata Bima Arya ada beberapa faktor harga beras masih mengalami kenaikan. Bisa terjadi karena supplier terhambat, atau gagal panen.
Baca Juga: THM di Bogor Wajib Tutup Selama Ramadan, Satpol PP Siap Segel Tempat yang Nekat Beroperasi
"Nah jalur distribusi ini yang akan kita pastikan semuanya lancar," ucap Bima Arya.
Sementara, dilanjutkan dia, sejauh ini untuk pasokan pangan terbilang masih aman, khususnya komoditi cabai dan bawang yang sangat dibutuhkan jelang Ramadhan.
"Untuk dibuat sambal dan lain lain ini stoknya lancar, Penyebab inflasi antara lainkan itu juga ya cabai," lanjut Bima Arya.
Sementara, ditambahkan dia, apabila terjadi kenaikan harga di pertengahan Ramadhan, pihaknya mengaku akan turun kembali ke lapangan dan melakukan operasi pasar.
"Nanti kita cek penyebabnya kenapa, kalu penyebabnya stoknya berkurang pasti kita akan lakukan operasi pasar," tandas Bima Arya.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Untuk Wilayah Bogor Lengkap dengan Bacaan Doanya
Sementara itu, Ketua Pasar Induk TU Kemang, Iwan Arief Budiman memastikan, harga untuk tahun ini cukup stabil berbeda dengan tahun sebelumnya, yang mendekati harga Rp80 ribu untuk komoditi cabai.
Berita Terkait
-
Puasa Sunah Syawal dan Ganti Puasa Ramadan, Mana yang Harus Didahulukan?
-
Bulog Terus Melakukan Penyerapan Gabah dan Beras dalam Suasana Libur Nasional
-
Wamendagri Sebut Retreat Kepala Daerah Gelombang 2 Digelar Pasca Lebaran: Lokasinya di...
-
Puasa Qadha Ramadan di Bulan Syawal, Ini Niat dan Waktunya
-
Buka-bukaan di Open House Muzani, Bima Arya Ungkap Pembicaraan Politik dan Rencana Gaspol Pemerintah
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti