SuaraBogor.id - Meski nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) Kabupaten Bogor telah memasuki zona hijau atau di atas 85 poin, Pemerintah Kabupaten Bogor tetap melakukan evaluasi terhadap upaya pencegahan korupsi di wilayahnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin menegaskan komitmen Pemkab Bogor dalam memerangi korupsi. Ia meminta seluruh jajarannya untuk menindaklanjuti hasil rapat evaluasi dengan mengoptimalkan kinerja masing-masing.
"Alhamdulillah, kita bisa bersilaturahmi. Mudah-mudahan kita senantiasa kompak dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat," kata Burhan.
MCP merupakan program KPK yang memonitor kinerja Pemda dalam delapan area intervensi pencegahan korupsi, termasuk pelayanan perizinan, pengelolaan barang milik daerah, dan pengadaan barang dan jasa.
Baca Juga: Jadwal Imsak Untuk Wilayah Bogor dan Depok 17 Maret 2024
Burhan mengungkapkan bahwa nilai MCP Kabupaten Bogor saat ini sudah di atas 85 poin. Namun, Pemkab Bogor tidak ingin berpuas diri dan terus berupaya meningkatkan kinerjanya.
"Di awal tahun ini, kita mulai berusaha meningkatkan persiapan pelaksanaan program barang dan jasa dan lainnya. Kita ingin pelaksanaannya lebih baik berdasarkan perencanaan yang matang," ujar Burhan.
Evaluasi yang dilakukan Pemkab Bogor menunjukkan komitmennya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik dan mendorong pembangunan daerah yang lebih baik. [Antara].
Berita Terkait
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik Bisa Kena Pasal Korupsi
-
Izinkan Mobil Dinas untuk Mudik, Wali Kota Depok Bisa Diperiksa dalam Kasus Korupsi
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB