SuaraBogor.id - Tawuran yang terjadi di Kota Bogor, Jawa Barat hingga menyebaban seorang mahasiswa berinisial AIP menjadi korban salah sasaran beberapa waktu lalu diungkap Polresta Bogor Kota.
Tawuran itu sendiri terjadi tepatnya di Gang Aut, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan pada Sabtu, 11 Mei 2024.
Kini tiga pelaku tawuran yang melakukan pembacokan terhadap mahasiswa berinsial AIP itu ditangkap jajaran Polresta Bogor Kota.
Dari pengungkapan ini, salah satu pelaku bernama Rezza Juniko alias RJ harus didor polisi alias ditembak pada bagian kakinya, karena melawan saat akan diamankan.
"Tersangka Rezza Juniko melawan petugas sehingga diberikan tindakan tegas terukur di kedua kakinya dengan timah panas," kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso kepada wartawan, Senin (13/5/2024).
Adapun, menurut Kapolresta, kasus pembacokan seorang mahasiswa asal Universitas Muhammadiyah Bogor Raya ini bermula ketika pelaku DR, AAR, dan Rezza Juniko alias RJ dari salah satu kelompok gengster akan melakukan tawuran dengan kelompok lainnya di Gang Aut.
"Salah satu tersangka RJ ini membacok korban hingga korban luka berat di punggung," ucap Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso.
Kemudian, saat itu korban bersama seorang rekannya Muhamad Ihsan Indra pulang dari arah Alun-alun Kota Bogor berboncengan dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat.
Sesampainya di Jalan Raya Empang, korban melihat ada segerombolan orang dengan menggunakan sepeda motor kurang lebih berjumlah 20 sepeda motor dari arah Bondongan Kecamatan Bogor Selatan.
Baca Juga: Aksi Polisi Gagalkan Tawuran, Sita Sajam dan Satu Orang Positif Narkoba
Di mana, puluhan pemotor ini meneriak-neriaki 'hayo-hayo', lalu korban sempat berhenti karena kaget dan kemudian pelaku dari kelompok tersebut mengejar korban dan langsung membacok ke arah punggung korban sehingga korban terjatuh.
"Korban sempat ditolong rekannya Muhamad Ihsan Subada, kemudian korban bersama dengan saksi lari. Namun saat hendak lari korban sempat terjatuh dan dibacok lagi ke bagian punggung oleh pelaku," ungkap Kapolresta.
Lebih lanjut, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menjelaskan, setelah pelaku membacok korban pelaku langsung kabur, dan sepeda motor korban sempat dirusak pada bagian jok. Dan, HP milik korban dan saksi juga hilang pada saat kejadian tersebut.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bacokan dibagian punggung sehingga mendapatkan perawatan sebanyak 27 jahitan.
"Motifnya pelaku ini ingin membalas dendam kepada kelompok geng sepeda motor lainnya namun salah sasaran," ungkap Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso.
Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat dengan Pasal 351 ayat 2 KUHPidana jo Pasal 170 KUHP tentang penganiyaan yang mengakibatkan luka berat, dengan ancaman 5 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
Terkini
-
4 Rekomendasi Sepeda Anak Usia 4 Tahun yang Aman dan Kece, Mulai 500 Ribuan
-
Kampung Santri Memanas! Warga Katulampa Somasi Wali Kota Bogor, Tuntut Tutup Permanen Kafe Michan
-
Perwali Bogor Dipertanyakan! Warga Katulampa Resah Batin Akibat Peredaran Miras di Kafe Michan
-
3 Spot 'Hype' di Bogor Utara yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Gen Z Akhir Pekan Ini
-
Desa BRILiaN Jadi Wujud Nyata Komitmen BRI dalam Membangun Ekonomi Desa yang Berkeadilan