SuaraBogor.id - Kereta Api Siliwangi sempat mengalami gangguan di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Sabtu (31/8/2024) kemarin, hal itu membuat operasional PT Kereta Api Indonesia Daop 2 Bandung terkendala.
Namun, kali ini pihak PT Kereta Api Indonesia Daop 2 Bandung memastikan bahwa KA Siliwangi jurusan Cipatat-Cianjur-Sukabumi sudah kembali normal.
Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Ayep Hanapi mengatakan perjalan KA Siliwangi per hari ini, tidak ada gangguan namun video yang beredar merupakan video lima hari lalu saat kereta mengalami mogok di wilayah Cianjur.
"Video lima hari yang lalu saat KA Siliwangi menuju Sukabumi mogok di wilayah Cianjur karena gangguan lokomotif, namun pada hari yang sama sudah kembali beroperasi setelah dikirim lokomotif bantuan dari Stasiun Sukabumi," katanya.
Baca Juga: Provokator Bentrokan Ormas di Cianjur Ditangkap, Lima Orang Luka Parah
Ia menjelaskan, laporan yang diterima KA Siliwangi (333) relasi Cipatat-Cianjur-Sukabum mengalami gangguan lokomotif, membawa 6 armada (K3) dan satu Kereta Makan Power (KMP) dengan jumlah penumpang sekitar 200 orang.
Perjalanan KA Siliwangi dari Cianjur menuju Sukabumi sempat terhenti selama dua jam lebih setelah lokomotif pengganti tiba dan dilakukan pemeriksaan rangkaian oleh petugas perjalanan kembali dilanjutkan.
"Perjalanan kembali dilanjutkan sekitar pukul 17.00 WIB, dimana seluruh penumpang yang sempat turun diminta untuk kembali ke tempat duduknya masing-masing," katanya.
Atas kejadian tersebut PT KAI Daop 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf pada para penumpang KA Siliwangi (333) relasi Cipatat-Cianjur-Sukabumi atas keterlambatan perjalanan kereta api dikarenakan gangguan lokomotif.
"Kami dari PT KAI mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya pada para penumpang atas terhambat-nya perjalanan pada hari Sabtu (31/8)," katanya.
Baca Juga: Tiga Pasangan Calon Bakal Ramaikan Pilkada Cianjur, Siapa Saja?
Pihaknya menegaskan, beredar-nya video yang menunjukkan KA Siliwangi mogok di KM 74+2 petak jalan antara Stasiun Cibeber-Stasiun Lampegan, Kecamatan Cibeber, bukan terjadi pada hari Rabu melainkan kejadian pada hari Sabtu atau lima hari yang lalu.
Berita Terkait
-
Tak Sampai Rp2 Juta, Kemensos Tawarkan Kuliah di Poltekesos, Terjangkau Buat Keluarga Prasejahtera
-
Arus Balik Lebaran 2025 Membludak, KAI Daop 1 Jakarta Catat Rekor Kedatangan Penumpang
-
Mengenal Masjid Al Jabbar Karya Ridwan Kamil, Utang Pembangunannya Dibongkar Dedi Mulyadi
-
Puncak Arus Balik Kereta Api 6 April 2025, PT KAI Imbau Ini untuk Pemudik
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai