SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berupaya menghidupkan usaha peternakan melalui Festival Ternak Domba-Kambing dan Seni Ketangkasan Domba tingkat kabupaten di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu.
Penjabat Bupati Bogor Bachril Bakri saat membuka festival mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk integrasi antara peternakan dengan budaya dan pariwisata Kabupaten Bogor.
Menurut dia, usaha ternak tidak hanya untuk menghasilkan bibit unggul, melainkan juga mulai memperhatikan segi komersial dan menjadi daya tarik pariwisata, sehingga menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha peternakan dan masyarakat sekitar.
Hal itu sejalan dengan slogan Kabupaten Bogor Sport and Tourism, menjadikan pariwisata seni dan budaya sebagai sektor unggulan dalam meningkatkan perekonomian daerah.
Baca Juga: Pj Bupati Bachril Bakri: Puncak Bogor Punya Potensi Sebanding Destinasi Dunia
“Pada prinsipnya Pemkab Bogor akan terus berkomitmen untuk meningkatkan daya saing produk peternakan melalui peningkatan produktivitas dan meningkatkan kompetensi SDM pelaku usaha peternakan,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh peternak meningkatkan kreativitas dan produktivitas ternak unggulan lokal asli Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis sumber daya ternak lokal.
Bachril mengatakan, peternak perlu terus berpartisipasi aktif dalam upaya pemajuan kebudayaan daerah melalui berbagai festival seni dan budaya.
Khususnya, kata dia, komoditas domba garut yang bukan hanya sebagai ternak penghasil daging, tetapi sekaligus memiliki daya pikat pariwisata melalui ketangkasan domba.
"Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi, tukar pengalaman dalam upaya menghasilkan bibit ternak yang berkualitas, memperluas jangkauan pasar baik domestik maupun ekspor dan menarik minat masyarakat. Juga dapat mengenal dunia peternakan serta dapat melahirkan pelaku usaha peternakan baru,” ujarnya.
Baca Juga: Perang Melawan PKL di Puncak Bogor, Bachril Bentuk Tim Gabungan
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor Nurhayanti menerangkan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka pelestarian sumber genetik ternak lokal seperti domba garut dan kambing ternak etawa sekaligus memotivasi para peternak untuk menghasilkan bibit unggul.
Berita Terkait
-
Berkaca dari Menteri Pariwisata, Pentingkah Pejabat Publik Kuasai Public Speaking?
-
Apa Pekerjaan Widi Wardhana Sebelum Jadi Menpar? Kualitas Public Speaking Ramai Disorot
-
Psikolog Lita Gading Kritik Tajam Kemampuan Bicara Menteri Pariwisata Widiyanti di Depan Umum
-
Jelang Perubahan Regulasi, BEEF Siapkan Langkah Impor Sapi Brasil
-
Grogi Berbahasa Inggris, Harta Kekayaan Menteri Pariwisata Widiyanti Sentuh Rp 5,4 Triliun
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai