SuaraBogor.id - Elektabilitas Pasangan calon wali kota - wakil wali kota Bogor nomor urut 03, Dedie A Rachim - Jenal Mutaqin di Pilkada Bogor, Jawa Barat mendapatkan peringkat pertama pada survei yang dilakukan Chatra Politika.
Dari data yang diterima Suarabogor.id, Charta Politika melakukan survei pada tanggal 08 - 12 November 2024, melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur.
Jumlah sampel sebanyak 400 responden, yang tersebar di 6 Kecamatan Kota Bogor.
Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ± (4.9%) pada tingkat kepercayaan 95%.
Peneliti Charta Politika Indonesia, Ardha Ranadireksa menjelaskan hasil survei itu menunjukan pasangan keunggulan elektabilitas didapati oleh pasangan nomor urut 03, Dedie - Jenal dengan persentase (42.0%).
"Kedua pasangan Atang Trisnanto – Annida Allivia (22.0%), Sendi Ferdiansyah – Melli Darsa (14.3%), Raendri Rayendra – Eka Maulana (13.0%), Rena Da Frina – Teddy Risandi (4.5%) dan TT/TJ (4.3%)," kata dia, Senin 18 November 2024.
Ardha menjelaskan, tingkat kemantapan para pendukung itu mencapai 56,3 persen, masih bisa berubah 38,8 persen dan belum tidak tahu 5,0 persen secara keseluruhan.
Kendati begitu, secara spesifik, kemantapan para pemilih Dedie - Jenal mencapai 71 persen. Angka itu merupakan angka tertinggi dibandingkan pasangan lainnya.
"Kemantapan memilih pasangan nomor urut satu mencapai 53 persen, nomor urut dua 67 persen, nomor urut tiga 71 persen, nomor urut empat 33 persen, nomor urut lima 19 persen," ujar sambil memungkasi.
Baca Juga: Pemkab Bogor dan KPU Distribusikan Logistik Pilkada ke 40 Kecamatan
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri
-
Nama Disebut di Pidato Kenegaraan, Realitas Hidup Susanah Tetap Bertumpu Pada Upah Rp700
-
Disebut Pengupas Bawang oleh Prabowo, Susanah Ternyata Penjahit Lap dan Pencuci Ompreng SPPG
-
Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme