SuaraBogor.id - Kecelakaan terjadi di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, akibat pengendara menyenggol tiga motor hingga terguling.
Video itu viral di media sosial. Dugaan dari informasi yang didapat, seorang pengendara mobil itu juga mengeluarkan senjata api atau senpi.
Dalam video, terlihat video seorang pria bertubuh besar dikerumuni oleh sejumlah orang. Polisi lalulintas pun nampak berada di lokasi.
Nampak petugas polisi memberikan diduga senpi kepada rekannya. Senpi itu diduga milik pria bertubuh besar itu.
Polisi pun menanyai pria bertubuh besar dengan tato di bahu kirinya tersebut. Tak lama kemudian, pria itu pun diamankan petugas kepolisian.
Terdengar dalam video, seorang wanita berteriak-teriak, meminta polisi mengamankan diduga senpi yang dikuasai pemobil.
"Pistolnya ada pistolnya, dia udah nodongin pistol itu," kata perekam video, dikutip, dilansir dari Metropolitan -jaringan Suara.com, Senin, 20 Januari 2025.
"Lu motor gua ditabrak, diparkir bilang gak keliatan," tambah sang perekam.
Terpisah, Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Bogor Ipda Ferdhyan Mulya mengatakan, kecelakaan lalu lintas itu terjadi di di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, pada Minggu, 19 Januari sekitar pukul 12.20 WIB.
Baca Juga: Pj Bupati Bogor Bachril Bakri Ajak Wisatawan Kembali ke Puncak, Nikmati Alam yang Lebih Teratur
Kecelakaan lalu lintas di Puncak Bogor itu melibatkan satu mobil berjenis Toyota Hilux dan tiga kendaraan roda dua.
"Sebelum terjadi kecelakaan, Toyota Hilux bernomor polisi B 1327 QZ bergerak dari arah Puncak menuju Gadog," kata Ferdhyan.
Pada saat itu, kata Ferdhyan, sedang dilakukan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way ke arah Jakarta.
Hingga tiba di tempat kejadian perkara, pemobil berinisial DN (45) itu menyenggol tiga motor yang sedang terparkir di pinggir jalan.
"Setiba di TKP bergerak melebar kekiri jalan pada saat bersamaan motor Honda PCX bernomor polisi B 6284 PLV, motor N-Max B 4120 NKC, dan motor N-Max B 3526 PNH yang sedang terparkir di bahu jalan," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
93.719 Kasus ISPA Tercatat di Kabupaten Bogor hingga September 2026
-
Bocah 7 Tahun yang Hilang Dua Hari Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Gunung Putri
-
BRI Perluas Akses Magang Nasional Hingga 17 Regional Office
-
AKBP Arfan Zulkan Sipayung Gantikan AKBP Wikha Ardilestanto sebagai Kapolres Bogor
-
Sekolah di Rumpin Dibobol Maling, Sejumlah Laptop dan Peralatan Elektronik Raib