SuaraBogor.id - Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri mendapatkan respon negatif setelah melontarkan kalimat yang kurang mengenakan bagi sektor pendidikan pondok pesantren.
Pasalnya, Bachril Bakri menyebut penurunan angka rata-rata lama sekolah di Kabupaten Bogor, salah satunya disebabkan oleh pondok pesantren.
"Kemungkinan masalah RLS banyak yang putus sekola pada setelah SMP karena mereka langsung masuk pesantren. Ke sekolah pendidikan agama, sehingga tidak tercatat sebagai pendidikan lanjutan," kata Bachril.
Ketua Umum Rumah Santri, Ruhiyat Sujana menyebut ucapan Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri soal tudingan Pondok Pesantren jadi penyebab rendahnya rata-rata lama sekolah, telah mencederai para kiyai hingga santri di Kabupaten Bogor.
"Harusnya Pj Bupati Bogor memahami dulu secara mendalam permasalahannya, jangan asal tuduh," tegas dia.
Ia mengaku, ucapan Bachril Bakri telah memantik amarah para pimpinan Pondok Pesantren yang telah lama memberikan edukasi keagamaan kepada santrinya.
"Jelas kami sangat merasa terganggu dengan ucapan itu. Banyak juga para pimpinan Pondok Pesantren, para Kyai, Ustadz, dan Santri yang menyampaikan keresahannya ke kami atas statmen tersebut," kata dia.
"Seharusnya jangan mengkambinghitamkan pondok pesantren. Harusnya Pemda Bogor mendorong agar Pendidikan Formal merangkul Pondok Pesantren Salafiyah," lanjutnya.
Ruhiyat Sujana menekankan, pemerintah mestinya berpikir sudah berapa jauh mereka membantu keberadaan pondok pesantren yang telah mendidik masyarakatnya baik secara keagamaan maupun ilmu lainnya.
Baca Juga: Nasib Nahas Pendaki Uhamka, Hilang 4 Hari dan Ditemukan Meninggal di Jurang Gunung Joglo Bogor
"Jangan malah dijadikan kambing hitam harusnya menjadi catatan bagi pemerintah sejauh mana langkah yang sudah dilakukan termasuk soal keberpihakan terhadap pendidikan dunia pesantren," jelas dia.
Ia meminta, Kementrian dalam negeri (Kemendagri) mengevaluasi Bachril Bakri karena dinilai tidak paham kultur dan budaya yang ada di Kabupaten Bogor yang banyak pondok pesantren.
Ia menyampaikan, pihaknya akan melakukan aksi demonstrasi yang mengundang ribuan kiyai hingga santri untuk memprotes ucapan Bachril Bakri.
"Pernyataan Pj Bupati sangat mencederai dan melukai kalangan pondok pesantren santri maka dengan ini akan menyatakan sikap dengan melakukan penggalangan untuk melakukan Aksi Bela Pondok Pesantren dengan menurunkan ribuan para santri dan ustadz yang ada dibumi tegar beriman," tegasnya.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot
-
Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal
-
Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang
-
Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara
-
Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong