SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyediakan layanan mudik gratis bagi warganya yang hendak pulang ke kampung halaman di lebaran Idul Fitri 1446 Hijriyah.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih menjelaskan, layanan tersebut disambut antusias oleh warga yang rindu kampung halaman mereka.
"Antusias masyarakat sangat besar," kata Dadang Kosasih, Rabu 26 Maret 2025.
Pemerintah Kabupaten Bogor menyediakan sebanyak 20 bus gratis untuk pemberangkatan lintas Provinsi dengan kuota sebanyak 1.200 orang.
Hingga kini, sudah ada 1.100 orang terdaftar penerima mudik gratis dari pemerintah Kabupaten Bogor dengan rute Solo, Purwokerto, dan Semarang..
"Dari 20 bus yang disiapkan, kuota kita 1.200, dan dari tiga hari ini sudah sekitar 1.100-an yang terdata," kata Dadang Kosasih.
Ia menjelaskan, para pemudik baru bisa berangkat secara serentak pada Jumat, 28 Maret 2025 mendatang. Para pemudik, lanjut dia, akan diberangkatkan bersama-sama di Stadion Pakansari, Cibinong.
"Jadi nanti masyarakat yang boleh masuk area Stadion Pakansari hanya yang punya tiket aja," jelas dia.
Kendaraan Mudik Prima
Baca Juga: Stres Kerja? Ini Jurus Ampuh Jaga Kesehatan Mental di Kantor
Bupati Bogor, Rudy Susmanto memastikan keamanan kendaraan bus yang digunakan mudik gratis oleh pemerintah Kabupaten Bogor maupun yang biasa digunakan warga pulang kampung.
Hal itu disampaikan Rudy Susmanto usai mengecek PO bus yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor bersama stakeholder lainnya untuk memastikan kesehatan kendaraan.
Rudy menjelaskan, kesehatan kendaraan mudik khususnya bus, dicek dari kondisi mesin, ban, serta fasilitas penunjang lainnya. Sehingga, masyarakat tidak khawatir saat menumpangi kendaraan tersebut.
"Kita memastikan bahwa seluruh armada yang berangkat dari Kabupaten Bogor dalam kondisi prima, sehat mesinnya, bannya bagus, remnya bagus, dan fasilitasnya juga layak," jelas dia.
Ia menjelaskan, hampir seluruh PO bus telah dicek keamanan kendaraannya agar masyarakat yang mudik dari Bogor ke kampung mereka, bisa merasakan kenyamanan dan ketenangan.
"Tadi sudah dicek dan seluruh kendaraan di Pol bus medal jaya dalam kondisi sehat, kondisi prima, tidak hanya yang menggunakan ban vulkanisir kondisi remnya baik, pencahayaan lampu dan sebagainya baik, mesin-mesinnya baik, dan faislitisa kendaraannnya baik," jelas dia.
Berita Terkait
-
Stres Kerja? Ini Jurus Ampuh Jaga Kesehatan Mental di Kantor
-
Bupati Bogor Kirim Kejutan untuk Pahlawan Lapangan Hingga Ucapkan Terima Kasih
-
Dubes Belanda Kepincut Sejarah Bogor
-
Yantie Rachim Luncurkan Koleksi Tas Nusantara, Sambil Gaungkan Pemberdayaan Perempuan di Bogor
-
Jalur Puncak-Cianjur Jadi Favorit Pemudik Motor, Berikut Kondisi Arus Kendaraan Terkini
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri
-
Nama Disebut di Pidato Kenegaraan, Realitas Hidup Susanah Tetap Bertumpu Pada Upah Rp700
-
Disebut Pengupas Bawang oleh Prabowo, Susanah Ternyata Penjahit Lap dan Pencuci Ompreng SPPG
-
Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme