Link DANA Kaget merupakan sebuah fitur inovatif yang konsepnya menyerupai pemberian amplop kejutan dalam format digital yang difasilitasi melalui link khusus atau kode Q.
Kamu tinggal klik link DANA Kaget yang dibagikan pemberi dan otomatis masuk ke dompet digital lewat tautan atau kode QR.
Di sisi lain, penerima DANA Kaget tidak akan mengetahui nominal saldo yang akan diterima hingga proses pembukaan tautan atau pemindaian kode QR dilakukan, sehingga menciptakan elemen kejutan.
Bagi pengguna yang bermaksud untuk mendistribusikan saldo melalui DANA Kaget, langkah-langkahnya pun relatif sederhana.
Pengirim hanya perlu menentukan total saldo DANA gratis yang hendak dibagikan beserta jumlah penerima yang diinginkan.
Fitur saldo DANA Kaget ini menjadikan aktivitas berbagi rezeki atau memberikan kejutan menjadi lebih efisien dan menyenangkan.
Sebelum mengklik tautan tersebut, ada kalanya kamu memperhatikan cara aman berburu DANA Kaget terbaru. Perhatian tips jitu berikut ini:
1. Verifikasi sumber tautan
Penting untuk selalu memastikan bahwa tautan DANA Kaget yang kamu klik berasal dari sumber yang terpercaya. Jangan mudah tergiur dengan tautan yang dibagikan oleh orang yang tidak dikenal atau dari sumber yang mencurigakan.
Baca Juga: Klaim 5 Saldo DANA Gratis untuk Warga Bogor, Hari Idul Adha 1446 H Auto Cuan
Perhatikan dengan seksama alamat tautan yang ada di hadapanmu. Tautan asli DANA Kaget biasanya berasal dari domain resmi DANA, yaitu link.dana.id. Jika ada keraguan, sebaiknya urungkan niat untuk mengklik tautan tersebut ya
Untuk jaga-jaga dan tahu informasi terbaru, ikuti juga akun media sosial resmi DANA untuk mendapatkan informasi DANA Kaget yang terpercaya. Selain itu, kamu juga bisa memantau aplikasi DANA secara berkala
2. Jangan berikan informasi pribadi
Ingat, DANA tidak akan pernah meminta informasi pribadi seperti kata sandi, PIN, atau kode OTP saat membagikan DANA Kaget. Jika ada pihak yang meminta informasi tersebut, bisa dipastikan itu adalah penipuan.
Jangan pernah memberikan informasi pribadi kepada pihak yang tidak dikenal, baik melalui tautan, pesan, atau telepon. Informasi pribadi tersebut bisa disalahgunakan untuk tindakan kriminal.
3. Waspadai tawaran menggiurkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana
-
McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir