SuaraBogor.id - Teras rumah bukan lagi sekadar area transisi antara luar dan dalam. Bagi generasi milenial dan anak muda, teras adalah kanvas kreativitas—ruang untuk bersantai.
WFH (Work From Home) dengan suasana baru, atau bahkan tempat nongkrong asyik bersama teman.
Namun, semua itu bisa sirna jika salah memilih lantai teras rumah. Bayangkan, desain sudah keren tapi lantainya licin saat hujan, atau warnanya cepat pudar karena terik matahari.
Memilih material lantai untuk area outdoor memang sedikit tricky. Tidak hanya soal estetika, tapi juga faktor keamanan dan daya tahan menjadi prioritas utama.
Nah, agar teras impianmu tidak hanya nyaman dipandang mata tapi juga aman dipijak, simak panduan lengkap cara memilih lantai teras yang tepat berikut ini.
Mengapa Memilih Lantai Teras Itu Penting Banget?
Sebelum masuk ke rekomendasi material, kita perlu sepakat dulu kenapa ini penting. Lantai adalah fondasi dari seluruh tampilan dan fungsi teras Anda.
-Keamanan Nomor Satu
Teras adalah area yang paling sering terpapar hujan dan embun pagi. Lantai yang licin adalah "red flag" besar, terutama jika ada anak-anak atau orang tua di rumah.
Baca Juga: Musim Hujan Tiba? Ini 7 Jurus Jitu Merawat Rumah Agar Tetap Aman, Awet, dan Anti Drama!
-Wajah Depan Rumah
Lantai teras adalah salah satu elemen pertama yang dilihat tamu. Pilihan yang tepat akan meningkatkan nilai estetika dan memberikan kesan pertama yang positif.
-Investasi Jangka Panjang
Material yang tahan banting terhadap cuaca akan menghemat biaya renovasi di kemudian hari.
Faktor Kunci dalam Memilih Lantai Teras Rumah Idaman
Agar tidak salah langkah, pertimbangkan empat faktor utama ini sebelum Anda memutuskan untuk membeli.
Ini adalah aturan yang tidak bisa ditawar. Saat memilih keramik atau material lainnya, cari yang memiliki permukaan bertekstur atau matte (tidak mengilap).
Permukaan kasar memberikan cengkeraman yang lebih baik saat basah.
Tips Pro: Tanyakan pada penjual tentang tingkat slip resistance atau koefisien gesekan pada produk lantai.
Semakin tinggi angkanya, semakin baik. Istilah yang sering digunakan adalah "anti-slip" atau "lantai bertekstur".
Indonesia punya dua "musuh" utama bagi material outdoor: panas terik dan hujan deras.
Tahan Panas: Material berwarna gelap cenderung menyerap panas lebih banyak, membuat lantai terasa sangat panas saat disentuh di siang hari.
Jika teras Anda tidak memiliki atap, pertimbangkan warna-warna yang lebih terang.
Tahan Air & Jamur: Pastikan material tidak mudah menyerap air. Lantai yang porus (berpori) akan lebih rentan ditumbuhi lumut dan jamur, membuatnya jadi lebih licin dan kotor.
Estetika adalah kunci! Lantai teras minimalis tentu berbeda dengan lantai untuk rumah bergaya industrial atau rustic.
Minimalis & Modern: Pilih keramik atau beton ekspos dengan warna netral seperti abu-abu, putih, atau krem. Motif polos atau geometris simpel akan sangat cocok.
Rustic & Natural: Decking kayu, komposit (WPC), atau batu alam dengan corak acak akan memberikan nuansa hangat dan alami.
Industrial: Beton ekspos (exposed concrete) atau keramik abu-abu tua adalah pilihan yang paling pas untuk menonjolkan kesan raw dan modern.
Jadilah pembeli yang cerdas. Material yang indah tapi perawatannya rumit mungkin bukan pilihan terbaik untuk gaya hidup Anda yang dinamis.
Perawatan Mudah: Keramik porselen dan beton umumnya paling mudah dibersihkan. Cukup disapu dan dipel secara berkala.
Perawatan Ekstra: Kayu asli memerlukan pelapisan ulang secara berkala agar tidak lapuk, sementara beberapa jenis batu alam perlu coating khusus agar tidak berlumut.
Rekomendasi Bahan Lantai Teras Populer (Beserta Plus Minusnya)
Masih bingung mau pilih yang mana? Ini dia beberapa material populer untuk lantai teras outdoor beserta kelebihan dan kekurangannya.
Ciptakan Teras yang Aman dan Menawan
Memilih lantai teras rumah adalah perpaduan antara seni dan logika. Prioritaskan keamanan dengan memilih permukaan anti-slip, sesuaikan material dengan cuaca dan konsep desain rumah Anda, serta pertimbangkan budget dan kemudahan perawatannya.
Dengan perencanaan yang matang, teras Anda tidak hanya akan menjadi spot foto yang Instagrammable, tetapi juga ruang aman dan nyaman untuk menciptakan kenangan indah bersama orang-orang terkasih.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Membangun Fondasi Masa Depan, BGN Fokus Intervensi Gizi di Dua Titik Kritis Anak
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
-
Viral! Sebulan Laporan Pelecehan di KRL Bogor Menggantung, Korban Akhirnya Speak Up di Medsos
-
Bogor Dikepung Cuaca Ekstrem, Menko AHY Dorong Infrastruktur Adaptif di Kota Hujan
-
Harga Beras Mahal Akut 40 Tahun! Pakar IPB Semprot Regulasi Perlu Ditata Ulang