SuaraBogor.id - Hujan deras kembali mengguyur wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan intensitas yang tinggi Senin 7 Juli 2025 sore.
Akibatnya, banjir terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor. Bahkan hingga merendam salah satu rumah sakit di wilayah Kecamatan Jonggol.
Video amatir yang terus berseliweran turut membantu para petugas untuk memantau pergerakan pasca hujan deras di wilayah Kabupaten Bogor.
Di wilayah Timur Kabupaten Bogor, banjir di sejumlah titik terjadi mulai dari Cileungsi hingga Kecamatan Jonggol.
Tidak sedikit ruas jalan yang terkena banjir yang tidak biasa di wilayah tersebut.
Bahkan, di Kecamatan Jonggol, satu rumah sakit dikabarkan terendam banjir. Rumah Sakit tersebut yakni RS Permata Jonggol.
Dari video yang diterima wartawan, banjir merendam rumah sakit itu terpantau sudah melewati mata kaki orang dewasa.
Terlihat juga, bangku pelayanan rumah sakit yang hampir tenggelam oleh banjir. Saat direkam ke luar rumah sakit, banjir di lokasi tersebut nampak sudah menutupi ban kendaraan roda empat.
Staf Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin menjelaskan, pihaknya saat ini tengah melakukan penanggulangan bencana di RS Permata Jonggol.
Jalaludin menyebut, pelayanan rumah sakit dilakukan penutupan sementara hingga waktu yang belum ditentukan. Sementara pasien dan alat medis dipindahkan ke lantai dua.
Baca Juga: Siswi SMP Dirudapaksa Berbulan-bulan, Pelaku Baru Diamankan Setelah Korban Melahirkan
"Untuk saat ini penerimaan pasien sementara ditutup, penanganan pasien dan alat medis dialihkan ke lantai 2, demikian info terkini dari Jonggol," singkat dia, Selasa 8 Juli 2025.
18 Kecamatan Diterjang Bencana Alam
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan sebanyak 18 kecamatan di Kabupaten Bogor terdampak bencana banjir, longsor, dan angin kencang akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu sejak Sabtu (5/7) malam.
Ke-18 kecamatan yang terdampak bencana itu adalah Kecamatan Megamendung, Leuwisadeng, Tamansari, Cisarua, Dramaga, Kemang, Tenjolaya, Cijeruk, Caringin, Cibungbulang, Ciomas, Ciampea, Ciawi, Kecamatan Cigombong, Sukamakmur, Rancabungur, Cigudeg dan Kecamatan Babakan Madang.
“Data sementara dari BPBD, total 18 kecamatan dan 33 desa terdampak. Longsor terjadi di 21 titik, sementara banjir dilaporkan di tujuh titik. Kami terus bergerak cepat melakukan evakuasi dan penanganan,” kata Rudy dalam keterangan resminya di Bogor, Minggu.
Bencana tersebut juga mengakibatkan tiga warga dilaporkan meninggal dunia, sementara sejumlah infrastruktur dan rumah warga mengalami kerusakan.
Berita Terkait
-
Siswi SMP Dirudapaksa Berbulan-bulan, Pelaku Baru Diamankan Setelah Korban Melahirkan
-
Detik-Detik Terakhir Pegawai Kemendagri Sebelum Hilang di Puncak
-
Tragedi Akhir Pekan di Bogor: Santri Tewas Tertimbun Longsor, Warga Terjebak di Jalur Pendakian
-
Pegawai Kemendagri Turut Jadi Korban Longsor Puncak Bogor
-
Wali Kota Bogor 1999-2004 Iswara Natanegara Tutup Usia: Warisan Kepemimpinannya Dikenang
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Luar Biasa! 109 Hewan Kurban dari Presiden Prabowo Sasar 34 Ribu Warga Bogor
-
Kematian Kucing Kesayangan Jadi Pertanda, Kisah Pilu di Balik Pembunuhan Gadis Bogor
-
Menelusuri Kaki Halimun, 4 Rekomendasi Penginapan Terbaik di Nanggung Bogor untuk Healing
-
Sekda Bogor Evaluasi Menyeluruh Puskesmas, Kapus Cisarua Bakal Di Rolling?
-
Motif Pembunuhan Wanita di Sholis Bogor, Pelaku Sakit Hati Dihina Yatim Piatu