Sementara, pendamping korban, Khairul Imam (35) menjelaskan, kejadian itu bermula saat korban kemudian diajak bertemu dan dibawa ke sebuah kontrakan yang terletak di Kampung Bulak Saga, Desa Cubadung Kecamatan Gunung Sindur. Di sana, pelaku memaksa korban meminum minuman keras hingga akhirnya diperkosa.
“Setelah sadar, korban diancam. Difoto tanpa busana, lalu diancam kalau tidak nurut fotonya akan disebar,” kata dia pada tim Metropolitan Kamis, 3 Juli 2025.
Akibat trauma dan tekanan, korban sempat tidak berani melapor dan menuruti permintaan pelaku, hingga kejadian pemerkosaan terjadi kembali untuk kedua kalinya di tempat yang sama. Kejadian pertama diperkirakan terjadi delapan bulan lalu, saat korban masih duduk di bangku SMP.
“Dia waktu itu hamil, masih sekolah, masih ujian. Itu yang bikin saya sedih,” kata Khairul.
Kini, korban telah melahirkan melalui proses operasi sesar. Ia kerap mengalami sakit kepala hebat dan harus menjalani pemeriksaan rutin ke RS Fatmawati Jakarta untuk pemulihan pasca operasi dan pemeriksaan psikologis.
“Bolak-balik ke RS Fatmawati itu mahal. Sekali jalan bisa habis Rp500 ribu. Sementara mereka makan aja susah. Buat bikin laporan ke Polres aja harus pinjam uang,” kata dia.
Terkait dugaan pelaku lebih dari satu orang, Khairul menyebut sempat mendengar ada rencana korban akan “digilir” oleh teman-teman pelaku, namun ia memilih fokus terlebih dahulu pada pelaku utama.
“Indikasinya sih seperti itu. Tapi saya fokus dulu ke satu orang ini,” kata dia.
Khairul juga menolak wacana mediasi atau pernikahan sebagai solusi.
Baca Juga: 435 Koperasi Merah Putih di Bogor Siap Beroperasi, Desa Hambalang Jadi Percontohan Nasional
“Kalau tanggung jawab ya kita terima, tapi proses hukum harus tetap dijalankan,” tegas dia.
Berita Terkait
-
435 Koperasi Merah Putih di Bogor Siap Beroperasi, Desa Hambalang Jadi Percontohan Nasional
-
Menjelajahi Surga Tersembunyi Sentul: Rekomendasi Wisata Lengkap dari Curug Alami hingga Kafe Hits
-
1.312 Jiwa Mengungsi: Bupati Bogor Gelar Rapat Darurat dan Tinjau Lokasi Banjir Dini Hari
-
Polisi Bongkar Pabrik Miras Rumahan, Modus Penjualan Online Via Ojol Terungkap
-
Banjir Menerjang Cikahuripan Klapanunggal: 2.238 Warga Mengungsi, Ratusan Rumah Terendam
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Dividen BRI Rp52,1 Triliun Disahkan, Perkuat Nilai Bagi Pemegang Saham
-
Ekspansi BRI ke Timor Leste, Pegadaian Buka Cabang Perdana
-
Catat! Ini Rincian Aturan Ganjil Genap Jalur Puncak Bogor 10-12 April 2026
-
Kantin Meledak, Sekolah di Bogor Hancur: 7 Fakta Ledakan LPG yang Hebohkan Gunung Putri
-
Haji 2026: BRI Distribusikan Banknotes SAR 750 per Jemaah ke 203.320 Orang