SuaraBogor.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan posisinya sebagai perusahaan yang berkomitmen kuat terhadap pembangunan berkelanjutan. BRI meraih dua penghargaan internasional bergengsi, yaitu Global Corporate Sustainability Awards (GCSA) 2025 dan International CSR Excellence Awards 2025, sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya dalam program sosial, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Pada ajang Global Corporate Sustainability Awards (GCSA) 2025, BRI meraih penghargaan Excellence untuk dua program unggulan: BRInita (BRI Bertani di Kota) dan Desa BRILiaN. Acara ini digelar di The Grand Hotel Taipei, Taiwan pada Selasa (26/11) dan diberikan kepada organisasi atau perusahaan yang dinilai mampu menghadirkan inisiatif keberlanjutan dengan dampak signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat.
BRINita (BRI Bertani di Kota) sendiri merupakan program urban farming yang memanfaatkan ruang sempit di perkotaan, mulai dari halaman kecil, gang, hingga atap rumah untuk meningkatkan ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat. Melalui pendekatan partisipatif, BRInita telah mendorong pemberdayaan komunitas urban, terutama perempuan, dalam meningkatkan pendapatan dan literasi lingkungan.
Sementara itu, Program Desa BRILiaN merupakan program inkubasi desa yang bertujuan memperkuat kemandirian dan produktivitas desa-desa di Indonesia. BRI memberikan pendampingan intensif kepada desa terpilih untuk mengoptimalkan potensi lokal, mengembangkan UMKM, serta memanfaatkan layanan keuangan dan teknologi digital.
Selain prestasi di Taiwan, BRI juga menorehkan pencapaian membanggakan pada ajang International CSR Excellence Awards 2025 yang digelar di St Paul’s Cathedral, London, pada 30 Juni 2025. Pada ajang ini, BRI meraih Gold Category untuk program Ini Sekolahku, BRInita, dan Aspire to Uplift, Revive and Achieve (AURA), serta Silver Category untuk program Cegah Stunting Itu Penting dan Klaster Unggulan.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan evaluasi dunia internasional terhadap efektivitas, inovasi, kesinambungan dan dampak sosial-lingkungan dari program BRI Peduli sebagai payung dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa pengakuan internasional ini merupakan bukti bahwa BRI tidak hanya fokus pada bisnis perbankan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial-ekonomi Indonesia.
“Penghargaan ini menunjukkan bahwa BRI tidak hanya fokus pada bisnis perbankan semata, tetapi juga secara nyata mendukung pembangunan sosial-ekonomi berbasis komunitas melalui program-program pemberdayaan seperti urban farming (BRINita) dan pengembangan desa/UMKM (Desa BRILiaN),” ujar Dhanny.
Ia juga menambahkan, kedua penghargaan ini menunjukkan bahwa BRI mampu menghadirkan solusi inovatif terhadap tantangan nyata, seperti ketahanan pangan perkotaan, pemberdayaan perempuan, inklusi keuangan, pembangunan desa, serta kontribusi dalam Pendidikan. (Kaitkan dgn astacita)
Baca Juga: Berkontribusi Dukung Asta Cita, BRI Terima Penghargaan dari Kementerian IMIPAS
“Berbagai penghargaan internasional yang diterima BRI menjadi bukti bahwa pendekatan perusahaan terhadap keberlanjutan, baik dari sisi sosial, lingkungan, maupun ekonomi telah diakui dunia sebagai model yang inovatif, berdampak dan dapat direplikasi” tegasnya. ***
Berita Terkait
-
Berkontribusi Dukung Asta Cita, BRI Terima Penghargaan dari Kementerian IMIPAS
-
BRI Pacu Penyerapan KUR Mikro Rp160 Triliun pada 2025, Siap Perluas Pembiayaan UMKM
-
BRI Tingkatkan Literasi Keamanan Digital untuk Perlindungan Data Nasabah
-
Inovasi Berkelanjutan Faber Instrument Tampil Mengesankan di BRI UMKM EXPO(RT)
-
BRI Lewat BRI Peduli Dukung Dedikasi Guru: Gelar Kegiatan Menyambut Hari Guru Nasional 2025
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual
-
Rugikan Negara Rp9,1 Miliar, Oknum ASN Penetap Proyek RSUD Parung Dijebloskan ke Lapas
-
Buntut Aksi 'Bogor Bersih LGBT', Pemerintah Warning Kelompok Pemuda yang Main Hakim Sendiri
-
John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain