Warga Desa Bojong digegerkan penemuan jenazah pria berinisial S yang membusuk di dalam rumah, didampingi ibunya yang sudah lansia dan lemas tak berdaya di atas kasur dalam satu kamar yang sama.
Pihak Kepolisian Sektor Klapanunggal bergerak cepat mengevakuasi sang ibu ke rumah sakit untuk perawatan medis darurat, sementara jenazah korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati guna menjalani proses otopsi lebih lanjut.
Tragedi memilukan di Bogor ini mengungkap kondisi kerentanan lansia yang luput dari pantauan sosial, di mana seorang ibu tua terbaring lemah selama beberapa hari di samping jenazah anaknya yang telah meninggal.
SuaraBogor.id - Malam yang seharusnya tenang di Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, mendadak berubah menjadi kepanikan.
Pada Kamis malam, 25 Desember 2025, warga setempat digegerkan oleh penemuan mayat di dalam sebuah rumah tinggal yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Peristiwa ini bukan sekadar penemuan jenazah biasa, melainkan sebuah tragedi kemanusiaan yang menyayat hati.
Korban yang diketahui berinisial S (47) ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi fisik yang mulai membengkak.
Yang lebih mencengangkan dan membuat bulu kuduk merinding, jenazah S ditemukan berada di dalam satu kamar bersama ibunya yang sudah sangat sepuh berusia 83 tahun.
Penemuan ini bermula dari kecurigaan warga sekitar sekira pukul 21.30 WIB. Tetangga merasa ada yang janggal karena penghuni rumah tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya.
Kekhawatiran semakin memuncak ketika tidak ada respons dari dalam rumah.
Mendapat laporan warga yang resah, aparat kepolisian dari Polsek Klapanunggal langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Kapolsek Klapanunggal, IPTU Gayuh Agrisukma, memimpin langsung pengecekan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Saat petugas dan warga berhasil masuk, mereka mendapati pemandangan yang memilukan di dalam kamar.
Baca Juga: Wajah Baru Refleksi Akhir Tahun Bogor: Antara Doa, Syukur dan Dukungan untuk Pedagang Kecil
"Saat dicek ke dalam ruangan kamar, didapati dua orang tergeletak dengan posisi sang ibu berada di atas kasur dalam kondisi masih hidup namun lemas tak berdaya," ungkap IPTU Gayuh.
Di ruangan yang sama, petugas menemukan S sudah tergeletak kaku di lantai. Kondisi jenazah S mengindikasikan bahwa ia telah meninggal dunia beberapa waktu sebelum ditemukan, terlihat dari kondisi tubuhnya yang sudah mengalami pembengkakan.
Sementara sang ibu, yang berada di atas kasur, hanya bisa terbaring lemah. Diduga faktor usia dan kondisi kesehatan membuat sang ibu tidak mampu berbuat banyak atau mencari pertolongan meski anaknya meninggal dunia di hadapannya.
Situasi ini menggambarkan betapa rentannya kondisi keluarga tersebut yang luput dari pantauan intensif lingkungan sekitar.
Prioritas utama petugas saat itu adalah menyelamatkan nyawa sang ibu yang masih bernapas. Tim medis segera melarikan lansia tersebut ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan darurat karena kondisinya yang sangat lemah.
Sementara itu, jenazah S dievakuasi sesuai prosedur kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Berita Terkait
-
Wajah Baru Refleksi Akhir Tahun Bogor: Antara Doa, Syukur dan Dukungan untuk Pedagang Kecil
-
Tanpa Pesta Pora, Pemkab Bogor Pilih Peluk 1.200 Yatim dan Lansia di Penghujung 2025
-
Siap-siap! Warga Bogor Barat Bakal Punya Tempat Nongkrong Semi Mall Baru
-
Masjid Raya Pakansari Gelar Subuh Perdana, Sore Ini Gus Miftah Siap 'Guncang' Cibinong
-
Pesan Mendalam Prof. Mukri Aji untuk Pengurus MUI: Berpegang Teguh pada Agama Allah
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Tak Cuma Dicopot, Bappisus Ancam Bawa Pengelola Sel Mewah Lapas Cibinong ke Ranah Pidana
-
Kades di Bogor Ditangkap, Polisi Bongkar Modus Jual Tanah 4 Hektare Pakai Pemilik Jadi-jadian
-
IMSO ke-23 Digelar di Depok, 404 Siswa dari 23 Negara Ikuti Kompetisi Matematika dan Sains
-
Imbas Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Dirjen PAS Minta Semua Bangunan Liar Dibongkar
-
KPK Pasang Mata di Lapas Cibinong, Buka Peluang Usut Dugaan Korupsi