- Bupati Bogor Rudy Susmanto mengevaluasi uji coba bus listrik setelah berjalan tiga bulan pada Selasa, 28 Juli 2026.
- Pemkab Bogor merencanakan penambahan rute baru dan armada bus pariwisata ramah lingkungan untuk meningkatkan konektivitas wilayah.
- Pemerintah daerah mengkaji skema pembiayaan kolaborasi swasta guna menekan beban anggaran APBD sekaligus menjaga pendapatan pengusaha angkot.
SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten Bogor terus mematangkan langkah transformasi transportasi publik berbasis ramah lingkungan melalui program pengoperasian bus listrik.
Setelah menjalani masa uji coba selama tiga bulan, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan evaluasi komprehensif terkait kesiapan operasional, skema pembiayaan, hingga penambahan rute baru demi mewujudkan sistem transportasi terpadu di wilayah Kabupaten Bogor.
Rudy Susmanto mengungkapkan bahwa evaluasi teknis dan finansial kini tengah dilakukan bersama pihak operator untuk mengkaji secara terukur kebutuhan anggaran pengoperasian armada ramah lingkungan ini.
"Bus listrik sudah uji coba 3 bulan, kemarin kita meminta pihak operator untuk menghitung kebutuhan biaya," ujar Rudy Susmanto, Selasa (28/7/2026).
Pengembangan transportasi publik ini tidak hanya berfokus pada armada yang ada, tetapi juga mencakup perluasan cakupan layanan di titik-titik strategis.
Rudy menjelaskan bahwa jalur uji coba awal sebelumnya mengintegrasikan kawasan Bojong Gede hingga Sentul City.
"Koridornya kemarin uji coba itu hanya Bojong Gede menuju sirkuit Sentul sampai dengan Sentul City," kata Rudy.
Melihat antusiasme masyarakat dan kebutuhan mobilitas yang terus meningkat, Pemkab Bogor kini mengkaji potensi pembukaan jalur anyar yang dapat menjangkau pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Bogor.
"Nah kami ingin koridor yang baru adalah dari Bojong Gede arahnya menuju exit tol Citeureup. Nanti mungkin ada beberapa koridor baru yang sedang dikaji oleh Dinas Perhubungan," lanjutnya.
Baca Juga: Libas Kamboja 5-1, Erick Thohir Tegaskan Level Sebenarnya Timnas Ada di Laga Versus Vietnam
Kendati demikian, Pemkab Bogor menegaskan bahwa perluasan rute layanan bus listrik tidak boleh mematikan mata pencaharian pelaku angkutan umum lokal yang sudah beroperasi terlebih dahulu.
Untuk itu, dinas terkait diminta melakukan harmonisasi dan komunikasi secara intensif dengan para pengusaha angkutan kota (angkot) dan pemangku kepentingan transportasi daerah.
Rudy menekankan pentingnya sinergi antara terobosan baru dengan keberlangsungan ekonomi masyarakat sekitar.
"Lalu yang ketiga terkait perluasan jaringan pelayanan, jalur, dan terutama jaringan pelayanan yang akan kami buka bersinggungan dengan beberapa trayek angkutan umum yang ada," ujarnya.
"Kami meminta untuk segera dikomunikasikan terlebih dahulu, salah satunya dengan beberapa pengusaha angkut yang ada dari mulai CCM, Pasar Cibinong, lalu Citeureup," sambungnya.
Prinsip keadilan ekonomi ini menjadi pijakan utama pemerintah daerah dalam menghadirkan moda transportasi modern.
Berita Terkait
-
Libas Kamboja 5-1, Erick Thohir Tegaskan Level Sebenarnya Timnas Ada di Laga Versus Vietnam
-
Indonesia vs Kamboja Diperketat, Jalur Evakuasi dan Penyekatan Pakansari Disimulasikan
-
Kawal Laga Indonesia vs Kamboja, 1.097 Personel Gabungan Disiagakan di Stadion Pakansari
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Nonton Timnas di Pakansari Besok? Simak Skema Pengalihan Lalu Lintas Polres Bogor
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor