- Pemerintah Kota Bogor membangun akses jalan utama baru senilai Rp11,5 miliar di Katulampa, Bogor Timur.
- Wali Kota Dedie A. Rachim menargetkan pembangunan akses jalan penghubung kawasan tersebut selesai pada akhir tahun 2026.
- Kawasan seluas enam hektare itu akan difungsikan sebagai pusat pemerintahan baru serta fasilitas umum warga.
SuaraBogor.id - Pembangunan akses jalan utama menuju Pusat Pemkot Bogor yang baru di Katulampa, Bogor Timur, akhirnya resmi bergulir!
Mengutip data LPSE, proyek megah yang dibiayai APBD Kota Bogor ini memakan anggaran kontrak pemenang tender senilai Rp11,5 miliar (pagu anggaran Rp12 miliar).
Nanti, jalan raya sepanjang 480 meter dan lebar 32 meter ini bakal memanjakan warga karena dilengkapi sistem drainase terpadu hingga trotoar khusus pejalan kaki. Proyek infrastruktur ini diproyeksikan selesai pada akhir tahun 2026.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim telah menyiapkan lahan sekitar 6 hektare yang nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi kantor pemerintahan, tetapi juga dilengkapi fasilitas olahraga, masjid dan gedung serbaguna.
Ia pun telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Kharisma Tangguh Persada sebagai bagian dari persiapan pengembangan kawasan tersebut.
Menurut dia, pembangunan kawasan tersebut juga disiapkan untuk menjawab kebutuhan fasilitas kegiatan Pemkot Bogor yang selama ini kerap menggunakan hotel ketika menggelar acara dengan kapasitas besar.
"Selama ini kita kan kesulitan kalau acara-acara besar, kadang kalau di hotel kan mungkin pertimbangannya anggaran dan sebagainya,” kata dia di Katulampa, Kota Bogor pada Selasa (11/8/26).
“Nah makanya, kalau kita punya kegiatan pisah sambut kemudian juga kegiatan sosialisasi ataupun program ya itu bisa dilaksanakan di sini," jelasnya.
Selain itu, Pemkot juga menargetkan akses jalan menuju kawasan tersebut sudah terhubug pada akhir 2026, sebelum pembangunan fasilitas pemerintahan dilakukan secara bertahap.
Baca Juga: Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor
"Jalan akses ke kantor pemerintahan dari Perumahan Bogor Raya City ke Perumahan Bogor Raya. Ya ini sebuah akses yanh nantinya terhubung juga dengan exit tol Jagorawi Bogor Selatan," kata Dedie.
Kemudian, kawasan itu juga bakal dilengkapi lapangan olahraga yang dapat dimanfaatkan masyarakat Bogor Timur.
Dedie menyebut fasilitas itu menjadi salah satu prioritas karena hingga kini Bogor Timur belum memiliki GOR.
"Yang pertama adalah lapangan olahraga untuk warga Bogor Timur hingga membangun Gor juga," katanya.
Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Juniarti Estiningsih mengatakan pembangunan akan dimulai secara bertahap pada 2027, dengan pembangunan jalan dan lapangan menjadi salah satu tahap awal.
“2027 itu rencana terkait dengan pembangunan lapangan dulu, terus gedung serbaguna dan lain-lain, karena kan kalau DED mau dikerjakan 2 tahun kemudian harus di review disesuaikan dengan di pembiayaan dan sebagainya,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor
-
Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor
-
Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air
-
DPRD Kota Bogor Sahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Dalam Rapat Paripurna
-
Hilal Firmansyah Mantap Maju Jadi Calon Ketua KADIN Kabupaten Bogor
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara
-
Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong
-
Muncul Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
-
Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas Klaim Rumah Dinas
-
BRI InFrame 2026 Ajak Masyarakat Abadikan Geliat Ekonomi Indonesia