- Bupati Bogor Rudy Susmanto menanggapi insiden viral tukang cukur di Rancabungur terkait pemasangan bendera Merah Putih.
- Pernyataan tersebut disampaikan di Cibinong pada hari Rabu saat merespons insiden teguran bendera di Desa Bantarkambing.
- Bupati mengajak masyarakat menjaga persatuan dan memaknai kemerdekaan untuk memperkuat kebersamaan dalam membangun bangsa.
SuaraBogor.id - Polemik pemasangan bendera Merah Putih yang melibatkan seorang tukang cukur di Kecamatan Rancabungur kini ditanggapi langsung oleh Pemkab Bogor.
Alih-alih memperkeruh suasana, Bupati Bogor Rudy Susmanto justru mengajak warga untuk kembali fokus pada esensi utama kemerdekaan dan semangat kebersamaan.
Ditemui usai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor di Cibinong pada Rabu, Rudy menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah.
"Buat kami, hal yang penting adalah kita memaknai kemerdekaan hari ini bersama-sama," ungkapnya.
Pernyataan itu disampaikan Rudy ketika ditanya wartawan mengenai kejadian seorang tukang cukur di Desa Bantarkambing, Kecamatan Rancabungur, yang viral di media sosial setelah ditegur karena belum memasang bendera Merah Putih.
Rudy tidak secara khusus mempersoalkan tindakan tukang cukur tersebut. Ia memilih mengingatkan masyarakat mengenai makna pengibaran Merah Putih sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.
Menurut dia, bendera Merah Putih yang dapat dikibarkan masyarakat saat ini tidak terlepas dari pengorbanan para pejuang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
"Kita hanya bisa menyampaikan kepada semua pihak bahwa bendera yang berkibar hari ini, saya selalu menyampaikan, di situ ada jutaan tetesan keringat, ada tetesan darah, ada nyawa para pahlawan, para pejuang kita yang mendahului gugur," ujarnya.
Rudy mengatakan perjuangan bangsa Indonesia tidak berhenti ketika kemerdekaan diproklamasikan pada 17 Agustus 1945. Para pejuang masih harus mempertahankan kemerdekaan pada tahun-tahun berikutnya.
Baca Juga: Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia untuk kembali memperkuat kebersamaan di tengah berbagai perbedaan.
Menurut Rudy, pemerintah pusat, pemerintah provinsi hingga pemerintah kabupaten/kota memiliki tugas membangun bangsa bersama masyarakat.
"Kekuatan terbesar kita ada pada seluruh masyarakat yang kita miliki," kata Rudy.
Ia menilai persatuan menjadi modal utama bangsa Indonesia dalam melanjutkan pembangunan, sehingga perbedaan di tengah masyarakat tidak semestinya menjadi pemicu perpecahan.
"Kunci keberhasilan membangun bangsa hanya satu, kami selalu menyampaikan, benteng pertahanan terakhir bangsa kita adalah persatuan. Musuh utama bangsa kita adalah perpecahan," ujarnya.
Rudy pun mengajak seluruh elemen masyarakat merajut perbedaan dan menjaga kerukunan mulai dari lingkungan terkecil di tingkat RT, RW, desa, kecamatan, kabupaten hingga provinsi.
Berita Terkait
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Menjelang HUT ke-81 RI, Pemkab Bogor Bagikan Bendera Merah Putih ke 40 Kecamatan
-
Nilainya Fantastis! Bea Cukai Bogor Musnahkan 10 Juta Batang Rokok Ilegal Rp15,2 Miliar
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Dihadiri Ustaz Maulana, Pengajian TP-PKK di Masjid Nurul Wathon Sedot Perhatian Warga Lintas Daerah
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity
-
Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun