- Polisi mengamankan lima pelajar asal Sukabumi di Stasiun Bogor pada Kamis, 27 Agustus 2026.
- Para pelajar tersebut dicegat karena berniat pergi ke Jakarta untuk mengikuti demonstrasi di Gedung DPR RI.
- Kelima pelajar itu kemudian diserahkan kepada Polresta Bogor Kota guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
SuaraBogor.id - Lima pelajar asal Sukabumi terpaksa gigit jari setelah diamankan pihak kepolisian di Stasiun Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat.
Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo, membenarkan penangkapan tersebut. Kelimanya diduga kuat tengah transit di Stasiun Bogor untuk melanjutkan perjalanan menuju Gedung DPR/MPR RI di Jakarta guna mengikuti aksi demonstrasi, Kamis (27/8/2026).
"Jadi mereka mau ke Jakarta dari Sukabumi," tegas Waluyo.
Dari keterangan sementara, para pelajar mengetahui informasi mengenai aksi demonstrasi melalui media sosial.
Mereka kemudian berangkat menuju Bogor sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan kereta menuju Jakarta.
Setelah diamankan, kata Waluyo, mereka kemudian diserahkan ke Polresta Bogor Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dikonfirmasi terpisah, Humas Polresta Bogor Kota Ipda Imam Dwi Saputra mengatakan, polisi melakukan patroli dan pengamanan di sejumlah titik yang menjadi jalur keberangkatan menuju Jakarta.
Petugas disiagakan di Simpang Ciawi, Terminal Baranangsiang, dan Stasiun Bogor.
Kata Imam, Di kawasan Ciawi dan Baranangsiang, polisi melakukan pemeriksaan terhadap bus-bus yang diduga membawa pelajar menuju lokasi demonstrasi.
Baca Juga: Pastikan Korban Tawuran Ditangani RSUD, Bupati Bogor: Jaga Kondusivitas, Jangan Ada Korban Lagi
“Kalau kedapatan, kita akan cek identitas kartu pelajar, sekolahnya dimana, dan akan ditindak atau dipulangkan ke sekolahnya,” ujarnya.
Imam menyebut Forkopimda bersama Polresta Bogor Kota sebelumnya telah mengimbau para pelajar agar tidak berangkat ke Jakarta.
Imbauan tersebut disampaikan untuk mencegah pelajar terprovokasi sekaligus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.
Polresta Bogor Kota juga telah mendatangi sejumlah sekolah melalui program Police Goes to School.
Dalam kegiatan itu, kata Imam, polisi meminta para pelajar tetap mengikuti pembelajaran seperti biasa.
Untuk diketahui, aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI diikuti kelompok mahasiswa dan masyarakat.
Berita Terkait
-
Pastikan Korban Tawuran Ditangani RSUD, Bupati Bogor: Jaga Kondusivitas, Jangan Ada Korban Lagi
-
Viral Sopir Mengeluh Pungli di Pasar TU Kemang Bogor, PPJ Buka Suara Bikin Terang
-
Bela Istri yang Ditendang, Pria di Cibinong Tewas Ditikam Saat Beli Gorengan
-
Respons Protes Habib Bahar, Pemkab Bogor Tutup Pabrik Minol di Citeureup
-
Hasil Patungan Personel Polres Bogor, Bantuan Rp100 Juta Tiba di Manggarai Timur NTT
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan
-
Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang
-
20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor