Andi Ahmad S
Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB
Ilustrasi Gedung KPK. [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Ketua KPK Setyo Budiyanto mengonfirmasi pelaksanaan operasi tangkap tangan di Jakarta pada Senin, 14 September 2026.
  • Tim penyidik KPK menangkap sejumlah pihak termasuk pegawai dari Kantor Pertanahan dan beberapa pihak lainnya.
  • KPK saat ini masih melakukan pemeriksaan awal secara intensif terhadap pihak-pihak yang terjaring dalam operasi tersebut.

Pada Juli 2026, KPK melakukan OTT ke-15 sampai dengan ke-18. Beberapa pihak yang ditangkap adalah Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, dan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.

KPK pada Agustus 2026 melakukan OTT ke-19 dengan menangkap jajaran Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

KPK OTT di Kabupaten Bogor

Untuk diketahui, operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan kembali menyasar Kabupaten Bogor.

Penyidik lembaga antirasuah disebut melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Pertanahan (Kantah) atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor, Senin (14/9/2026).

Informasi yang diterima SuaraBogor menyebutkan, sejumlah pihak diduga diamankan dalam operasi tersebut.

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti identitas maupun status hukum pihak-pihak yang diamankan.

Tak hanya di wilayah Cibinong, pergerakan penyelidikan yang dilakukan secara tertutup tersebut dikabarkan berlanjut hingga ke lingkungan BPN Pusat.

SuaraBogor telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, terkait informasi dugaan OTT tersebut.

Baca Juga: KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai operasi yang dikabarkan berlangsung di BPN Kabupaten Bogor tersebut.

SuaraBogor masih terus melakukan penelusuran dan akan memperbarui informasi ini setelah mendapatkan konfirmasi resmi dari KPK.

Load More