Andi Ahmad S
Selasa, 29 September 2026 | 15:18 WIB
Ketua Majelis Dikdasmen Didik Suhardi (kiri) didampingi Ketua Umum Imso 23 Raden Ridwan Hasan Saputra saat gelar konferensi pers jelang terselenggaranya ajang tersebut. [Dziharul Islam Nusantara/SuaraBogor]
Baca 10 detik
  • Indonesia menjadi tuan rumah IMSO ke-23 yang diikuti 404 siswa dari 23 negara.
  • Kompetisi Matematika dan Sains tingkat SD ini diselenggarakan di Depok pada 2 hingga 7 Oktober 2026.
  • Timnas Indonesia mengirimkan 63 peserta hasil seleksi nasional ketat untuk bertanding di ajang internasional tersebut.

SuaraBogor.id - Indonesia menjadi tuan rumah International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-23 yang diikuti 404 siswa dari 23 negara.

Kompetisi Matematika dan Sains tingkat sekolah dasar (SD) tersebut akan berlangsung pada 2-7 Oktober 2026 di Depok, Jawa Barat.

Sebanyak 23 negara yang ambil bagian dalam IMSO ke-23 yakni Bangladesh, Botswana, Bulgaria, China, Ghana, Hong Kong, India, Indonesia, Kazakhstan, Laos, Malaysia, Mongolia, Maroko, Nepal, Filipina, Singapura, Afrika Selatan, Sri Lanka, Tajikistan, Thailand, Amerika Serikat, Uzbekistan, dan Vietnam.

IMSO ke-23 diselenggarakan Klinik Pendidikan MIPA (KPM) bersama Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) PP Muhammadiyah selaku Local Committee Organizer, dengan dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Sekolah Dasar.

Ketua Umum IMSO ke-23 sekaligus Chairman International Mathematics and Science Olympiad (IMSO), Raden Ridwan Hasan Saputra mengatakan, KPM berperan sebagai pelaksana kegiatan.

Sementara dukungan Kemendikdasmen menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengembangkan talenta Matematika dan Sains sejak jenjang SD.

“Kegiatan ini memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkompetisi di tingkat internasional, serta memperkuat budaya prestasi di Indonesia,” ujar Raden dalam konferensi pers, Selasa (23/9/2026).

Menurut dia, peserta akan diuji melalui materi teori, eksplorasi, dan eksperimen yang mengukur kemampuan penalaran, pemecahan masalah, serta penerapan konsep Matematika dan Sains.

Raden menyebut Indonesia mengirimkan 63 peserta yang tergabung dalam Timnas IMSO Indonesia.

Baca Juga: KPK Pasang Mata di Lapas Cibinong, Buka Peluang Usut Dugaan Korupsi

“Mereka terdiri dari 32 peserta bidang Matematika dan 31 peserta bidang Sains yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan hingga wilayah lainnya,” jelasnya.

Menurutnya, para peserta tersebut terpilih melalui proses seleksi nasional yang dilaksanakan secara ketat dalam tiga tahap sebelum mewakili Indonesia pada IMSO ke-23.

Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen sekaligus Staf Khusus Menteri, Didik Suhardi mengatakan, penyelenggaraan IMSO di Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi akademik.

“Indonesia tidak hanya menjadi ajang untuk menguji kemampuan akademik peserta, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak dari berbagai negara untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, dan membangun persahabatan,” ungkapnya.

Sebagai tuan rumah, kata Didik, Indonesia juga memiliki kesempatan untuk memperkenalkan potensi pendidikan dan talenta peserta didik kepada dunia.

“Penyelenggaraan IMSO sekaligus diharapkan memperluas jejaring pendidikan internasional dan memberikan pengalaman bagi generasi muda Indonesia,” pungkasnya.

Load More