- Sepeda motor roda tiga dan truk bertabrakan di Cileungsi, Bogor, pada Senin dini hari, 5 Oktober 2026.
- Kecelakaan terjadi ketika kendaraan roda tiga bergerak ke kanan untuk mendahului truk lain dan menabrak truk dari arah berlawanan.
- Dua penumpang sepeda motor roda tiga meninggal dunia di lokasi kejadian dan lima korban lainnya mengalami luka-luka.
SuaraBogor.id - Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor roda tiga (Viar) dan truk terjadi di Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (5/10/2026) dini hari.
Akibat kecelakaan tersebut, dua orang penumpang Viar meninggal dunia, sedangkan lima orang lainnya mengalami luka-luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman mengatakan, kecelakaan melibatkan kendaraan roda tiga Viar bernomor polisi F-3057-FJF dan truk Hino B-9657-SO.
Menurut Ares, kecelakaan bermula saat Viar yang membawa tujuh orang bergerak dari arah Klapanunggal menuju Cileungsi.
Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga bergerak ke kanan untuk mendahului truk yang berada di depannya.
"Pada saat bersamaan, bagian bak depan sebelah kanan Viar tersebut membentur bagian depan sebelah kanan truk yang sedang bergerak di lajurnya dari arah berlawanan, sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas," kata Ares.
Akibat benturan tersebut, dua penumpang Viar meninggal dunia di lokasi kejadian. Keduanya mengalami luka pada bagian dada dan kepala.
Sementara itu, lima orang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke RS Abdul Radjak untuk mendapatkan penanganan medis.
Kelima korban luka tersebut yakni pengendara Viar berinisial MARW yang mengalami luka pada tangan dan penumpang berinisial CR yang juga mengalami luka pada tangan.
Baca Juga: Tunggu Tanda Tangan Gubernur Jabar, Pembebasan Lahan Jalan Tambang Bogor Tertunda Lagi
Kemudian, korban berinisial GAM mengalami luka pada tangan kanan dan wajah, MZP mengalami luka pada bagian dada, serta A mengalami luka pada bagian kepala.
"Dua korban yang meninggal dunia masing-masing berinisial L dan R. Keduanya merupakan penumpang kendaraan roda tiga Viar tersebut," ujar Ares.
Polisi memperkirakan kerugian materi akibat kecelakaan tersebut mencapai sekitar Rp5 juta.
Hingga kini, Satlantas Polres Bogor masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan yang menewaskan dua orang tersebut.
Kontributor : Dziharul Islam Nusantara
Berita Terkait
-
Tunggu Tanda Tangan Gubernur Jabar, Pembebasan Lahan Jalan Tambang Bogor Tertunda Lagi
-
Rp90 Miliar Anggaran Lahan Jalan Tambang Dialihkan ke Pendidikan dan Kesehatan Bogor
-
Kemenimipas Robohkan Bangunan Swadaya di Lapas Cibinong, Status Lahan Milik Pemkab Bogor
-
Temuan 'Apartemen' Lapas Cibinong Bikin Meradang, DPR Minta Usut Dugaan CCTV Sengaja Dimatikan
-
Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Dua Meninggal dan Lima Luka-Luka Usai Motor Roda Tiga Nekat Salip Truk di Cileungsi Bogor
-
Tunggu Tanda Tangan Gubernur Jabar, Pembebasan Lahan Jalan Tambang Bogor Tertunda Lagi
-
Rp90 Miliar Anggaran Lahan Jalan Tambang Dialihkan ke Pendidikan dan Kesehatan Bogor
-
BRI Perkuat Ekosistem MotoGP Mandalika 2026 Lewat Pariwisata, UMKM, dan Keberlanjutan
-
BRI Dorong Prestasi Atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026