alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bukan Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 di Kota Bogor, Ini Alasan Bima

Rizki Nurmansyah Rabu, 06 Januari 2021 | 17:10 WIB

Bukan Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 di Kota Bogor, Ini Alasan Bima
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto di Taman Ekspresi, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (24/11/2020). [Suara.com/Andi Ahmad Sulaendi]

Orang pertama yang mendapat vaksinasi Covid-19 di Kota Bogor adalah Wakil Wali Kota Dedie A Rachim.

SuaraBogor.id - Pemerintah pusat telah memberikan arahan kepada kepala daerah agar menjadi orang yang pertama disuntik vaksin Covid-19.

Namun hal itu tidak berlaku bagi Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Ia bukan jadi yang pertama disuntik vaksin Covid-19 di Kota Bogor.

Orang pertama yang mendapat vaksinasi Covid-19 di Kota Bogor adalah wakilnya, Dedie A Rachim.

Bima Arya menjelaskan, ia tak bisa melakukannya karena pernah terpapar Covid-19.

Baca Juga: Ini Dia Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19 di Kota Bogor

"Di Kota Bogor orang pertama yang menerima suntikan vaksin Covid-19 adalah Wakil Wali Kota Dedie A Rachim," ujarnya, Rabu (6/1/2021).

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Dedie A Rachim. [Foto: Ayobogor.com]
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Dedie A Rachim. [Foto: Ayobogor.com]

Pemerintah Kota Bogor sendiri berencana melaksanakan vaksinasi Covid-19 mulai 14 Januari 2021 mendatang.

Sasaran pertama yang divaksinasi Covid-19 adalah tenaga kesehatan dan pejabat pemerintah daerah.

"Insya Allah kita mulai tanggal 14 Januari. Daftar penerimanya sudah ditetapkan dan segera disosialisasikan," terangnya.

Menurut Bima Arya, sasaran vaksinasi Covid-19 mencakup sekitar 20 persen dari warga Kota Bogor yang berusia produktif atau sekitar 160 ribu orang.

Baca Juga: Ingin Pastikan Aman, Jokowi: yang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 Saya

Pemerintah Kota Bogor telah menyiapkan 64 fasilitas pelayanan kesehatan yang terdiri atas rumah sakit, puskesmas, dan poliklinik untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Relawan menjaga jarak saat mengantre untuk menjalani vaksinasi Covid-19 dalam simulasi di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]
Relawan menjaga jarak saat mengantre untuk menjalani vaksinasi Covid-19 dalam simulasi di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]

Selain itu, Pemkot Bogor juga sudah menyiapkan petugas pelaksana vaksinasi dan melakukan simulasi vaksinasi pada November 2020.

Bima Arya menambahkan, Pemkot Bogor mengalokasikan dana sekitar Rp 9 miliar dalam APBD untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait