facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemukiman Warga Menghitam, Akibat Kebakaran di Gunung Putri Tak Juga Padam

Andi Ahmad S Jum'at, 23 April 2021 | 17:04 WIB

Pemukiman Warga Menghitam, Akibat Kebakaran di Gunung Putri Tak Juga Padam
Sejumlah petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, masih berupaya memadamkan kobaran api yang menyala di lokasi gunungan limbah ban, Desa Bojongnangka, Kecamatan Gunung Putri, Selasa (20/4/2021). (Suarabogor.id/Regi Pranata Bangun).

Hal itu membuat sejumlah masyarakat di Gunung Putri Bogor mulai mengeluh, akibat asap yang dikeluarkan dari kebakaran ban bekas tersebut.

SuaraBogor.id - Kebakaran yang terjadi di tempat penampungan ban bekasi di Gunung Putri Bogor, Jawa Barat sampai saat ini belum juga padam, Jumat (23/4/2021).

Hal itu membuat sejumlah masyarakat di Gunung Putri Bogor mulai mengeluh, akibat asap yang dikeluarkan dari kebakaran ban bekas tersebut.

Seperti yang dirasakan warga di Jalan H Abdul Gani RT 04 RW 01, Desa Karanggan, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor. Mereka mulai mengeluhkan jika lingkungan tiba-tiba kotor dan menghitam.

Menghitamnya pemukiman warga tersebut, diduga merupakan dampak yang ditimbulkan dari terbakarnya penampungan ban bekas di Jalan Raya Bojongnangka, Desa Bojongnangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, sejak Senin 19 April 2021.

Baca Juga: Patroli Pencegahan Karhutla dengan Deteksi Jenis-jenis Tumbuhan

Warga RT 04 RW 01, Desa Karanggan, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Miswan mengatakan, menghitamnya pemukiman warga di sana, lantaran jarak antara pemukiman warga dan lokasi kebakaran yang saling berdekatan.

"Walaupun beda desa tapi kan ini perbatasan desa, apalagi posisinya juga dekat dengan lokasi kebakaran," katanya, dilansir dari ayobogor.com -jaringan Suara,com, Jumat (23/4/2021).

Berdasarkan pengakuannya, menghitamnya pemukiman warga terjadi sejak Kamis 22 April 2021 kemarin. Di mana kepulan asap dari kebakaran penampungan ban bekas terbawa angin ke pemukiman warga.

"Biasanya kalau ban dibakar itu pasti ada noda hitam yang terbang. Mungkin saat itu asapnya terbawa angin, makannya pemuka warga hitam cemong seperti ini," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, meski petugas pemadam kebakaran sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menjinakkan api, namun kepulan asap dan kobaran api berukuran sedang masih terlihat di sejumlah titik di lokasi kebakaran.

Baca Juga: Biadab! Kakek di Bogor Cabuli Bocah Lima Kali di Kebun Jati

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun wartawan hingga pukul 15.40 WIB, kepulan asap dan kobaran api sedang masih terlihat di lokasi kebakaran.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait